"Standar DIN 4.116 menunjukkan bahwa Jerman punya satu standar industrial untuk pisau," tutur Hermanto Tan.
Sebaliknya, Jepang, Ikhwal standar pisau, memang memiliki standar internasional juga.
"Tapi, standar itu hanya dipakai di Jepang," ujar Direktur Teknik Katto Hermanto Tan.
Selanjutnya, pisau-pisau di Jepang produksinya lebih mengarah ke artisan atau pisau untuk seni.
"Makanya, secara marketing, Jepang selalu mengatakan tentang pisau bahwa lebih superior karena pisaunya lebih high tech," ucap Direktur Teknik Katto Hermanto Tan.
Berbeda dengan pisau Jerman, andaikan dibandingkan dengan pisau Jepang, pisau dari Jerman adalah pisau yang lebih banyak dipakai di mana-mana, semisal di rumah tangga dan rumah sakit.
"Misalnya, pisau Jerman dipakai di professional kitchen seperti di sini," kata Hermanto Tan.
"Saran saya, untuk di dapur profesional, yang dipakai adalah pisau dari Jerman dari berbagai mereklah," pungkas Technical Director Katto Hermanto Tan.
Artikel Terkait
5 Potongan Daging Sapi Has Luar Atas, Bisa Jadi Bahan Menu Kuliner Apa Saja?
Terpincut Jadi Juara Lomba Kuliner, Ikuti 3 Tips Ini
Faktanya, Ada Lebih dari Seratus Potongan Daging Sapi Bisa Menjadi Hidangan
Gen Z, Chef atau Juru Masak Bukan Profesi Instan, Butuh 10 Tahun untuk Jadi yang Terbaik
Sop Buntut alias Oxtail Soup, Kuliner Daging Sapi Paling Moncer Saat Ini
Generasi Z atau Gen Z Ingin Jadi Chef Handal, Tempuhlah Enam Jenjang Karier Profesional Ini
Taste atau Cita Rasa Asam, Asin, dan Manis pada Menu Kuliner Indonesia, Ini Fungsinya
Cara Cerdik Bisnis Kuliner Minus Boros Duit tapi Malahan Bikin Banyak Cuan
Daging Sapi Australia Lebih Empuk daripada Daging Sapi Lokal Indonesia, Kok Bisa?
Tentang Daging Sapi Australia dan Indonesia dalam Angka
Pesan atau Filosofi Jangan Bawa Pisau Tumpul ke Kompetisi Memasak
Pisau Tumpul Vs Pisau Tajam di Lomba Memasak, Siapakah Pemenangnya?
Memotong Daging dan Ikan dengan Pisau Tajam, Mana Lebih Sulit?
Mengasah Pisau, dari Hobi dan Kebutuhan, Terbitlah Cuan