Hindari Perilaku Boros Air Seperti Ini Agar Tak Terjadi Krisis Air

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Jumat, 11 Oktober 2024 | 15:48 WIB
Ilustrasi menyirami tanaman siang hari membuat boros air. (Freepik)
Ilustrasi menyirami tanaman siang hari membuat boros air. (Freepik)

Pejuangkantoran.com  Tanpa sadar, ada banyak kebiasaan sepele yang bikin tagihan air membengkak. Atau kalau kamu menggunakan air tanah, tagihan listrik lah yang membengkak karena mesin pompa air kerap menyala.

Kita semua memahami bahwa air adalah sumber kehidupan yang dibutuhkan semua makhluk hidup.

Tak hanya untuk minum, air juga digunakan untuk mandi, memasak, mencuci pakaian maupun bahan makanan, membersihkan rumah, mencuci mobil, atau bahkan sebagai pelarut obat.

Namun sayangnya, banyak di antara kita yang tidak kira-kira dalam menggunakan air. Ujunng-ujungnya tagihan air atau tagihan listrik setiap bulan terus membengkak.

Namun tak hanya itu. Dari sisi lingkungan hidup, perilaku boros air jika dinormalisasi dan terjadi secara komunal, bisa membawa pada krisis air bersih.

Nah, supaya tagihan air tetap hemat dan nyaman di kantong dan bisa menghindari krisis air bersih, hindari kebiasaan buruk yang boros air di bawah ini:

 

Baca Juga: Terkait Hari Pangan Sedunia, Pemuda Katolik Sebut Krisis Air Bersih di Wilayah Jakarta Selatan

Menyalakan air saat sikat gigi

Hentikan kebiasaan buruk membiarkan keran air menyala saat sedang sikat gigi. Sebab, membiarkan keran menyala saat sikat gigi akan membuang air secara percuma.

Mengutip dari Kompas.com, mematikan air saat sikat gigi bisa menghemat air hingga 200 galon per bulan! Bisa dibayangkan jika hal seperti ini dilakukan oleh ribuan bahkan jutaan orang.

 

Mandi pakai gayung

Mandi menggunakan shower lebih hemat air daripada pakai bak mandi dan gayung. Mandi menggunakan shower diperkirakan dapat menghemat air hingga 60%.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: kompas.com, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X