PejuangKantoran.com - Fedi Nuril kembali hadir dalam kisah cinta segitiga dalam film 1 Imam 2 Makmum.
Film yang diangkat dari kisah nyata ini mengisahkan perjalanan pernikahan Anika (Amanda Manopo) dengan Arman (Fedi Nuril), duda yang masih mencintai mendiang istrinya, Leila (Revalina S. Temat).
Setelah menikah, Anika yang berharap bisa membina keluarga dengan bahagia mendapati banyak kekecewaan.
Baca Juga: Buat Lulusan Komunikasi, Nih Ada Lowongan Kerja Corporate Communications Lead di Nestle
Dari tidur pisah kamar, tidak diperkenalkan sebagai istri di tempat kerja, hingga Arman yang enggan menjadi imam saat shalat. Hati Anika bertambah hancur saat menemukan kamar Arman masih dipenuhi kenangan Leila.
Fedi mengakui, berperan sebagai Arman bukan hal yang mudah. Ada beberapa adegan sulit masuk logikanya, karena ia tidak percaya seseorang bisa berlaku seperti Itu.
Secara pribadi, aktor kelahiran Jakarta 1 Juli 1982 ini tidak percaya ada suami yang tidak bisa move on dari kepergian istrinya sampai begitu lama.
“Melihat Arman, dari jauh, saya tidak setuju karena kalau memang belum ikhlas, (lebih baik) diikhlaskan dulu karena kasihan kan pasangan barunya,” ujar Fedi Nuril, saat di konferensi pers 1 Imam 2 Makmum di Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis (9/1/2025).
Ia bahkan menemui psikolog secara khusus untuk mendiskusikan dan mendalami karakter Arman. Bahkan, saat syuting salah satu adegan, ia merasa sulit untuk berakting sesuai skenario.
Fedi merasa adegan tersebut tidak masuk akal. Ia pun mengajukan pertimbangan-pertimbangan pada sang sutradara, Key Mangunsong.
Baca Juga: Stella Christie: Manusia Tak Kalah dari Teknologi AI!
“Adegan itu (menurut) saya belum sepenuhnya make sense. Masa Arman melakukan hal ini, sih? Akhirnya kita panggil Mas Acut (Ben Soebiakto, produser) untuk nengahin dan ternyata mas Acut ada di pihak Mbak Key.
“Yah, kalah suara nih! Aduh, gimana ya? Ketegangan sudah mulai terlihat. Kru-kru mulai geleng-geleng kepala. Itu sebenarnya nggak baik.
“Jadi, saya mohon maaf sekali pada teman-teman kru karena saat itu membuat mereka menunggu! Idealnya kan memang begitu di set, kita sudah jelas mau ngapain,” seru lulusan fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini
Ketika masukannya ditolak, untungnya Fedi berbesar hati dan tidak langsung baper. Ia mencoba untuk mencari jalan tengahnya.
Artikel Terkait
4 Keseruan Para Pemain Di Balik Pembuatan Film Eva: Pendakian Terakhir di Gunung Kidul
Yang Harus Dilakukan dan Dihindari Saat Negosiasi Gaji Serta Contoh Jawaban Yang Benar Dalam Negosiasi
Tips Efisiensi Perjalanan dan Tempat Tinggal Ideal Meningkatkan Kualitas Hidup Gen Z di Jakarta
Pastikan Kamu Tidak Melakukan 5 Kesalahan Ini di CV, Bisa Bikin Lamaran Kamu Ditolak Rekruter!
10 Hacks Untuk Mengurangi Bobot Koper Atau Tas Kamu yang Masuk ke Dalam Bagasi Pesawat
7 Langkah yang Harus Kamu Perhatikan Saat Membuat Esai yang Menarik untuk Lamaran Program Magang
5 Contoh Menulis Pesan kepada Rekruter di LinkedIn untuk Mendapatkan Pekerjaan yang Diinginkan