Film Sebelum 7 Hari Mengangkat Kisah Arwah Nenek yang Gentayangan akibat Kutukan Susuk

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 18 Januari 2025 | 08:00 WIB
Film Sebelum 7 Hari mengangkat tema kutukan susuk yang menghantui pengguna dan keluarganya. (Instagram @sebelum7hari)
Film Sebelum 7 Hari mengangkat tema kutukan susuk yang menghantui pengguna dan keluarganya. (Instagram @sebelum7hari)

PejuangKantoran.com - Susuk dan mitos seputar penggunanya menciptakan banyak cerita termasuk dalam film horor terbaru, Sebelum 7 Hari. Film yang disutradarai oleh Awi Suryadi ini akan dirilis 23 Januari 2025.

Sebelum 7 Hari mengangkat kisah kakak beradik Tari (Agla Artalidia) dan Kadar (Haydar Salishz) yang terpaksa pulang kampung untuk menemui ibunya yang sedang sekarat, Anggun (Fanny Ghassani).

Saat ditemui, paras Anggun masih terlihat cantik. Hal ini membuat kedua anak Tari, Bian (Anantya Kirana) dan Hanif (Sulthan Hamonangan) terheran-heran dengan penampilan nenek mereka.

Baca Juga: Elon Musk Dikabarkan Bakal Membeli TikTok Amerika dengan Harga yang Sama dengan Twitter

Melalui bantuan Ki Husein (Aksara Dena), akhirnya ketahuan bahwa Anggun menggunakan susuk yang menyebabkan dirinya sulit untuk meninggal.

Untuk menghapus semua kutukan dari susuk yang digunakan Anggun, jenazah harus ditenggelamkan pada hari Kamis Kliwon di telaga dalam gua di mana Anggun melakukan ritual susuk.

Saat menunggu hari Kamis Kliwon ini, kakak beradik Kadar dan Tari bersama anak-anak mereka kerap diganggu oleh jin susuk yang menagih janji Anggun di masa lalu.

Awi Suryadi mengaku puas dengan kerja para pemain karena dianggap berhasil membawakan semua arahannya sehingga film mampu menampilkan banyak adegan jumpscare dan adegan ekstrim.

Agla Artalidia dan pemain lain dipuji karena mampu menyampaikan dinamika emosi yang sangat intens dalam film sepanjang 107 menit ini.

“Ini adalah salah satu film yang saya sangat puas dengan cast-nya. Ya, kali ini agak beda karena kita tidak memilih cast dari seberapa populer mereka,” terang Awi Suryadi, saat gala premiere Sebelum 7 Hari di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

Baca Juga: Penuhi Kewajiban sebagai BUMN, BRI Setorkan Dividen Interim Rp10,88 Triliun Ke Negara

“Kita lihat seberapa kemampuan akting mereka di film sebelumnya, dan saya sudah ngefans dengan akting mereka. Pemilihan pemain juga tidak dibebani pertimbangan harus sebanyak apa follower (media sosialnya).

“Ketika berada di lokasi syuting, melihat akting mereka dari monitor saja sudah happy banget!” ungkap sutradara yang sukses menggarap film KKN di Desa Penari ini.

Film Sebelum 7 Hari ini merupakan pengembangan cerita dari film pendek berjudul sama yang dirilis di kanal Youtube Pijaru pada tahun 2020. Latar cerita diambil dari kepercayaan bahwa arwah seseorang masih bergentayangan selama tujuh hari setelah kematiannya.

Sejumlah penghargaan berhasil didapatkan film pendek ini. Di antaranya Best Fiction di ReelOzInd! Australia Indonesia Short Film Competition and Festival 2021, Best Live Action di HelloFest 14, serta menjadi Official Selection di Minikino Film Week Bali International Short Film Festival 2021, dan Africa International Horror Film Festival 2021.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X