PejuangKantoran.com - Pada minggu pertama bulan Februari, ada lima film Indonesia yang rilis, A Business Proposal, Pulung Gantung, Psykopat, Coto VS Konro, dan Petaka Gunung Gede.
Petaka Gunung Gede tampak memimpin untuk perolehan penonton di minggu pertama. Hanya dalam dua hari pemutaran, menurut akun Instagram resminya, Petaka Gunung Gede telah ditonton 321.678 penonton dengan pemutaran di 3.100 layar.
Film yang disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis itu juga mencatat rekor film Indonesia dengan opening tertinggi di tahun 2025, yaitu 170.007 orang.
Baca Juga: Jangan Bingung saat Ditanya 'Pencapaian Terbesar Kamu' saat Wawancara Kerja, Ini Cara Menjawabnya!
Kisah film ini diangkat dari kisah nyata yang dialami oleh Maya Azka pada tahun 2007. Pengalamannya sempat ia ceritakan di sebuah siniar yang kemudian menjadi viral hingga ditonton 17,1 juta kali.
Upi Avianto, yang dipercaya menulis skenarionya, mengemas film ini tidak hanya dari sudut horornya, tetapi juga dari sisi kuatnya persahabatan Maya bersama Ita yang meninggal setelah mendaki gunung.
“Saya suka sekali dengan cerita film ini karena banyak yang bisa dijadikan pelajaran. Ada hal-hal yang dianggap sepele tapi sebenarnya bisa menjadi bahan pembelajaran.
“Proses syutingnya juga sangat luar biasa. Semoga film ini bisa jadi tontonan yang menghibur,” ungkap produser film Chand Parwez, saat konferensi pers Petaka Gunung Gede di Epicentrum XXI, Jakarta, Jumat (31/1/2025).
Chand Parwez mengaku cukup kesulitan mencari pemain yang tepat untuk peran Ita. Ketika akhirnya terpilih Adzana Ashel, di awal sesi reading naskah, aktris yang sebelumnya bergabung dalam grup JKT48 itu sempat mengalami kesurupan.
Chand yang juga pemilik rumah produksi Starvision itu pun kuatir Adzana mengundurkan diri. Untungnya, tidak.
Baca Juga: Rekomendasi 3 HP Flagship Kelas Menengah dengan Kamera Andalan, Harga Rp5 Jutaan Saja
“Ya, mungkin sudah banyak yang tahu kalau pas proses reading, aku sempat kemasukan almarhumah. Tapi, sebenarnya bukan sih. Aku menganggapnya almarhum lebih mau kenalan. Mau say aja ke aku sebelum aku mendalami karakter Ita,” kilah Adzana.
Butuh 150 porter
Sementara itu, angka perolehan penonton sebesar 321.678 bisa dibilang sebanding dengan proses syuting filmnya yang berlangsung di medan berat dan penuh tantangan.
Kinoi Lubis memutuskan untuk syuting langsung di Gunung Gede di mana untuk bisa mewujudkan hal tersebut tentu bukanlah yang mudah. Tantangannya tentu saja sangat banyak.
Artikel Terkait
Benarkah Gaji Pegawai PT Timah yang Dipecat karena Video TikTok Mencapai Rp57 Juta? Ini Faktanya!
Program Beasiswa Kemenkeu Dibatalkan, Imbas Presiden Prabowo Serukan Penghematan Anggaran
Umrah Travel Fair 2025 Hasil Kolab bareng BRI dan Garuda Indonesia, Bikin Ibadah Makin Mudah
Lowongan Kerja: Social Media Manager (Kontrak 12 Bulan) di Canva
Lowongan Kerja Jadi Assistant Manager Communications di Grab
Larangan Penggunaan Elpiji 3 Kg untuk ASN dan Beberapa Kelompok Usaha
Sri Mulyani Pastikan Gaji ke-13 dan 14 Tetap Cair, Ini Perkiraan Jadwal Waktu Pencairannya