Jangan Bingung saat Ditanya 'Pencapaian Terbesar Kamu' saat Wawancara Kerja, Ini Cara Menjawabnya!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 8 Februari 2025 | 22:25 WIB
Ilustrasi: Bagaimana cara menjawab pertanyaan, "Apa pencapaian terbesar kamu?" saat wawancara kerja? (Freepik/Yanalya)
Ilustrasi: Bagaimana cara menjawab pertanyaan, "Apa pencapaian terbesar kamu?" saat wawancara kerja? (Freepik/Yanalya)

PejuangKantoran.com - Dalam sesi wawancara kerja, pewawancara sering menanyakan "Apa pencapaian terbesar kamu" sepanjang karirmu selama ini.

Pertanyaan ini diberikan untuk menggali lebih dalam mengenai keahlian, pengalaman, dan pencapaian profesional yang kamu miliki.

Lalu, bagaimana cara menjawab pertanyaan itu? Sebelumnya, kamu perlu mengetahui mengapa pewawancara memberikan pertanyaan klasik tersebut.

Baca Juga: Rekomendasi 3 HP Flagship Kelas Menengah dengan Kamera Andalan, Harga Rp5 Jutaan Saja

Alasan di balik pertanyaan "Apa pencapaian terbesar kamu?"

1. Pencapaian profesional

Pencapaian kamu dapat menunjukkan kemampuan dan pengalaman yang relevan dengan pekerjaan tersebut.

Jadi, jika kamu mendapat penghargaan dalam desain digital, ini bisa menunjukkan keahlian yang kamu miliki dalam bidang desain.

2. Komitmen terhadap pekerjaan

Pencapaian besar yang kamu miliki mencerminkan seberapa serius diri kamu dalam melakukan pekerjaannya.

Baca Juga: Abu Kremasi Barbie Hsu Kembali ke Taiwan dengan Guci Merah Jambu

Misalnya, jika kamu pernah menemukan formula yang tepat dalam mengerjakan laporan keuangan, ini menunjukkan dedikasi kamu yang tinggi dalam pekerjaan tersebut.

3. Kualifikasi

Pencapaian besar bisa menunjukkan kecocokan kamu dengan posisi yang dilamar. Sebagai contoh, jika kamu bekerja sebagai manajer pemasaran yang berhasil meningkatkan penjualan produk sebesar 50% dalam satu tahun, itu artinya kamu memiliki strategi digital marketing yang inovatif.

4. Nilai pribadi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Indeed

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X