Pejuangkantoran.com - Meskipun disebut “pintar”, tetapi AI bukanlah pembaca pikiran. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang diinginkan, alat ini harus memahami apa yang memang kamu inginkan.
Menurut Kelly Daniel, seorang insinyur prompt dan direktur prompt di startup AI, saran terbaik yang bisa diberikannya saat menulis prompt yang baik adalah seperti memberikan instruksi kepada seorang anak.
Bayangkan kamu sedang berbicara dengan seorang anak yang cerdas, yang akan melakukan apa yang diminta. Namun, anak ini tidak mengetahui semua hal yang kamu tahu karena kurangnya konteks dan pengalaman sebelumnya.
Jadi, tugas kamu adalah memberikan konteks tersebut. Berikut caranya.
- Tuliskan dengan terorganisir
Bayangkan kamu sedang meminta seorang anak untuk mengambil mainannya, memastikan semuanya kembali ke tempat yang benar, mengambil mainan dari ruangan lain, dan jangan lupa potongan puzzle harus kembali ke dalam kotak mainan.
Kamu mungkin akan mendapatkan hasil yang lebih baik dengan menuliskannya seperti ini:
“Aku ingin kamu mengambil mainanmu. Itu berarti semua mainan, dari semua tempat di rumah. Semua mainan itu harus kembali ke dalam kotak yang benar atau di tempat kamu mendapatkannya, bukan hanya dilemparkan ke dalam kamar atau ke dalam lemari mainan.”
Baca Juga: 4 Elemen Kunci Dalam Menyusun Prompt Yang Sangat Menentukan Sesuai Tidak Hasilnya
- Jabarkan ke dalam sebuah daftar
Jika kamu memiliki beberapa langkah, aturan, atau panduan yang harus dibuat oleh AI, lebih baik membuat daftar daripada menulisnya secara bertele-tele dalam bentuk paragraf.
Contohnya adalah sebagai berikut.
“Saya ingin membuat ringkasan dan daftar item tindakan dari transkrip rapat, yang harus mencakup:
- Ikhtisar dari poin-poin utama diskusi.
- Risiko yang teridentifikasi.
- Daftar lengkap item tindakan, termasuk pemilik tugas jika sudah jelas dari transkrip.”
Namun, kamu harus tetap berhati-hati menyertakan semua detail yang diperlukan dan periksa kembali apakah kamu tidak melewatkan satu pun item tindakan sebelum memberikan tanggapan.
Artikel Terkait
Devin, Software Engineer AI Pertama di Dunia yang Bisa Membangun Situs Web Hanya dari Single Prompt
Berikut Ini Contoh-Contoh Prompt atau Perintah pada Chat GPT untuk Keperluan Operasi Human Resources
Sekarang, AI Bisa Memprediksi Kesuksesan Karir Hanya dari Analisis Foto Wajah Seseorang
AI China Mengguncang, Ini 4 Fakta Menarik Tentang DeepSeek yang Bikin AS Ketar-ketir
Banyak Karyawan Diam-Diam Pakai AI di Tempat Kerja, Berisiko Bocorkan Informasi Penting Perusahaan
Waduh, Studi Terbaru Mengungkap bahwa AI Bisa Bikin Kita Makin Bodoh Kalau....
Jangan Gunakan AI secara Berlebihan Jika Tak Ingin Pikiran Kritis Kamu Hilang