PejuangKantoran.com - Genre horor akan selalu digemari penonton bioskop Indonesia. Terbukti, horor selalu menduduki Top 3 film-film box office. Wajar jika akhirnya banyak rumah produksi yang merilis film horor. Setiap minggu, bisa 4-5 film horor yang dirilis.
Menjawab tantangan tersebut, Screenplay Films bersama Rapi Films dan IFI Sinema meluncurkan film Penjagal Iblis: Dosa Turunan yang akan tayang di bioskop pada 30 April 2025.
“Penonton Indonesia suka dengan genre horor. Tapi, horor-horornya harus selalu berbeda. Yang sekarang jadi tantangannya adalah bagaimana caranya untuk upgrade.
Baca Juga: Agar Terhindar dari Smishing, Nasabah BRI Diimbau untuk Jaga Kerahasiaan Transaksi Perbankan
“Karena, sekarang banyak banget film horor dan menurut kami makin bagus-bagus!” ujar Wicky V. Olindo, produser Screenplay Films, di Senayan City XXI, Jakarta, Selasa (18/3/2025).
Penjagal Iblis: Dosa Turunan bercerita tentang Daru (Marthino Lio), wartawan yang mendapat tugas meliput kasus keluarga yang secara brutal dibunuh saat meruqyah anak mereka yang kerasukan. Satu-satunya yang selamat hanyalah ustaz yang melakukan ruqyah.
Ningrum (Satine Zaneta), pelaku pembunuhan yang kemudian ditahan di rumah sakit jiwa karena diduga delusional, mengaku bahwa dirinya adalah Penjagal Iblis yang masuk ke dunia.
Ningrum mengatatakan keluarga tersebut adalah para iblis yang digunakan Pakunjara (Niken Anjani), untuk membangkitkan kembali pemimpin dari sekte Pemuja Iblis.
Pertempuran antara Ningrum dan Pakunjara pun tak terelakkan lagi. Daru yang terperangkap di tengah situasi itu pun tak punya pilihan lain selain membantu Ningrum menghadapi Pakunjara dan iblis yang akan ia bangkitkan.
“Tentang ceritanya, kompleks atau tidak, sebenarnya nggak terlalu kompleks. Tetap ngomongin sesuatu yang sederhana, which is good against evil.
Baca Juga: Oversharing Goals Kamu dengan Orang Lain Ternyata Bisa Menggagalkan Rencanamu. Kenapa?
“Tetapi perkembangan ceritanya mengikuti karakter Ningrum (Satine Zaneta) dan Daru (Marthino Lio),” ujar sutradara Tommy Dewo.
Ada beberapa elemen yang akan membuat film ini menarik dan berbeda dengan kebanyakan film horor yang pernah ada. Salah satunya, Penjagal Iblis: Dosa Turunan dikemas dengan genre slasher yang termasuk jarang dihadirkan di film Indonesia.
Genre slasher adalah genre yang ceritanya mengangkat tema pembunuhan massal yang keji dan adegan-adegannya mengekspos banyak muncratan darah.
“Kita coba untuk meng-elevate film ini dari horor-horor yang sudah ada. Apa sih yang bisa kita lakukan untuk menambah kualitas dan pencapaiannya?
Artikel Terkait
Kuku Kamu Berubah Bentuk atau Warna? Waspadalah Bisa Jadi Ada yang Tidak Beres dengan Kesehatanmu!
Karyawan Menolak Naik Jabatan dan Jadi Pemimpin Sedang Tren. Apa yang Harus Dilakukan Perusahaan?
Survei Membuktikan, Karyawan Perempuan Lebih Baik Digaji Rendah Asalkan Bisa Lebih Fleksibel saat Bekerja
Awas, Ini 8 Faktor yang Meningkatkan Risiko Seseorang Terkena Diabetes Tipe 2
Merasa Diabaikan oleh Manajer? Ini 3 Tanda-Tanda untuk Mengetahui Benar Tidaknya Hal Tersebut
Pendiri Amazon Jeff Bezos Ungkap Kunci Menemukan Potensi Diri untuk Meraih Kesuksesan
Selamat Tinggal Google Assistant, Halo Gemini!