Rumah Produksi Brad Pitt Dikabarkan Mulai Bahas Musim Kedua Adolescence dengan Sang Sutradara

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 10 April 2025 | 21:29 WIB
Tim produser Adolescence sedang membicarakan kemungkinan menggarap season kedua mini seri Netflix ini. (Netflix)
Tim produser Adolescence sedang membicarakan kemungkinan menggarap season kedua mini seri Netflix ini. (Netflix)

PejuangKantoran.com - Tak banyak yang tahu, bahwa mini seri Netflix Adolescence yang sukses merebut perhatian para orang tua, ternyata diproduseri oleh Brad Pitt melalui rumah produksinya, Plan B.

Kabar baiknya, musim kedua mini seri ini kemungkinan sedang dalam tahap pembicaraan. Plan B dilaporkan sedang berdiskusi dengan sutradara Philip Barantini tentang kemungkinan pengembangan cerita lanjutan.

Serial ini awalnya memang dirancang sebagai cerita satu musim saja, tapi karena dampaknya yang luar biasa, ada harapan bahwa musim kedua bisa terwujud.

Baca Juga: Adolescence, Menguak Sisi Gelap Efek Media Sosial pada Praremaja dalam Teknik One Continuous Shot

Buat yang belum nonton, Adolescence adalah drama Inggris yang bercerita tentang seorang bocah 13 tahun, Jamie Miller (Owen Cooper), yang dituduh membunuh Katie, teman sekelasnya, setelah terpengaruh oleh dunia manosphere di internet.

Dengan format unik, di mana setiap episode diambil dalam satu kali pengambilan gambar, serial ini mendapat banyak pujian dan menjadi bahan diskusi luas soal maskulinitas toxic dan pengaruh buruk dunia digital terhadap anak-anak.

Co-president Plan B, Dede Gardner dan Jeremy Kleiner, mengatakan bahwa mereka ingin memperluas sudut pandang cerita tanpa mengulang hal yang sudah dibahas di musim pertama.

Mereka juga berharap bisa membawa kembali penulis sekaligus aktor Stephen Graham dan Jack Thorne untuk musim kedua.

Stephen Graham sendiri, yang memerankan ayah Jamie sekaligus salah satu kreator serial ini, sempat mengatakan bahwa masa depan Adolescence bergantung pada jumlah penontonnya.

“Kita tunggu saja apakah jumlah penontonnya mendukung. Tapi, ya, memang ada peluang untuk mengembangkan ceritanya,” ujar Graham, yang ditemani sang istri, Hannah Walters sebagai co-producer.

Baca Juga: Manajemen SDM Masih Jadi Salah Satu Karier yang Paling Diminati, Ini Keterampilan yang Perlu Kamu Miliki

Kisah Jamie sudah selesai?

Sepertinya angka yang diharapkan sangat mendukung. Sejak rilis pada 13 Maret, Adolescence sudah ditonton 114,5 juta kali dan bahkan menjadi serial bahasa Inggris keempat terbesar di Netflix.

Namun, ada tantangan besar dalam membuat musim kedua. Thorne menegaskan bahwa kisah Jamie sudah selesai dan tidak ada yang bisa dikembangkan lagi darinya. Jika pun ada lanjutan, mungkin akan berfokus pada karakter dan situasi yang berbeda.

“Tujuan kami adalah mencoba menceritakan kisah Jamie seutuh mungkin. Kalau kami mencoba menceritakan kisah (Katie) juga, takutnya malah bikin cerita Jamie jadi kurang kuat, dan bisa jadi kami nggak mampu menggarapnya sebaik yang seharusnya,” tukas Thorne.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X