Calvin Jeremy Gunakan 'Metode Parfum' untuk Mainkan Emosi Sedih dan Happy di Film Sah! Katanya

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 22 April 2025 | 19:24 WIB
Produser Raam Punjabi sempat tidak yakin bahwa film Sah! Katanya layak diproduksi. (IMDb)
Produser Raam Punjabi sempat tidak yakin bahwa film Sah! Katanya layak diproduksi. (IMDb)

PejuangKantoran.com - Ada banyak hal yang membuat Calvin Jeremy sepakat untuk menerima peran di film Sah! Katanya. Meski sudah cukup lama berkecimpung di dunia akting, Calvin jarang sekali main film komedi. Itu sebabnya begitu disodori naskah film, ia langsung gas.

“Kedua, ini juga garapannya Multivision Plus, salah satu rumah produksi terbesar di Indonesia. Tim sutradaranya keren-keren. Mas Loeloe (Hendra) dan Mas (Sidharta) Tata.

“Ya awalnya, takut. Bebannya berat gitu! Tapi, the show must go on. Jalan terus!” ujar Calvin Jeremy, saat konferensi pers Sah! Katanya di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Rabu (16/04/2205).

Baca Juga: Sempat Ditolak untuk Diproduksi, Film Sah! Katanya Akhirnya Malah Dianggap sebagai Berlian

Calvin berperan sebagai Adi, yang ditinggal menikah kekasihnya, Marni (Nadya Arina). Ia mengaku karakter Adi yang sangat lugu sangat berbeda dengan dirinya yang termasuk orang yang serius.

Saat berakting sebagai Adi, Calvin merasa tantangan terberatnya adalah ketika harus menangis di banyak adegan. Untuk benar bisa-bisa mendalami karakter, banyak hal yang ia lakukan dalam waktu persiapan yang menurutnya sangat pendek, hanya dua minggu.

“Saat saya baca skrip, saya merasa Adi cowok yang nelongso, yang seolah-olah mau bicara seperti ini, ‘Tolong sampaikan ke Mar ya (untuk mengikhlaskan dirinya)’.

“Pikiran itu yang membuat saya menangis. Bahkan, waktu reading pun saya menangis. Saya melihat Adi itu sangat menyedihkan. If only dia punya kesempatan,” seru aktor kelahiran Jakarta, 6 Mei 1991 ini.

Selain itu, Calvin juga melakukan riset dan banyak berdiskusi dengan Loeloe Hendra dan Sidharta Tata tentang seperti apa pembawaan emosi yang harus ia bangun dari sisi karakter yang ia perankan.

Sedangkan khusus untuk mengalihkan emosi antara sedih dan komedi, ia punya metode akting yang diperolehnya dari proyek akting yang sebelumnya. Calvin menerapkan metode akting ini karena berakting menangis cukup menguras emosi dan tenaganya.

Baca Juga: Aksi Menggegerkan Florence Pugh Lompat dari Gedung saat Berperan sebagai Black Widow di Thunderbolts

Sebelum syuting, aktor yang mengawali karir sebagai penyanyi itu sengaja membeli dua parfum dengan wangi yang berbeda.

Parfum dengan wangi yang woody dan earthy ia pakai untuk membangun emosi sedih, sedangkan yang wangi yang lebih flowery dipakai saat ia berakting untuk karakternya yang sedang happy.

“Di adegan awal, kan, adegannya happy. Saya pun mencium wangi parfum yang lebih flowery. Sementara yang satu lagi lebih woody dan earthy untuk mood yang lebih sedih.

“Saya perhatikan sekali adegannya. Misalnya, adegan 56, oh, itu adegan yang lagi sedih. Karakternya sudah berbalik. Maka saya langsung semprot parfum yang wood earthy itu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X