Buat Mendalami Karakter sebagai Guru di Qorin 2, Wavi Zihan Meniru Gaya Sutradara Ginanti Rona

photo author
Syanne Susita, Pejuang Kantoran
- Senin, 8 Desember 2025 | 08:34 WIB
Wavi Zihan mengambil sutradara Qorin 2, Ginanti Rona, sebagai inspirasinya memerani ibu guru Fitri. (Instagram @wavizihan)
Wavi Zihan mengambil sutradara Qorin 2, Ginanti Rona, sebagai inspirasinya memerani ibu guru Fitri. (Instagram @wavizihan)

PejuangKantoran.com - Teror jin Qorin kembali hadir dalam kisah tentang balas dendam dan ketidakadilan dalam Qorin 2. Film ini dibintangi oleh Fedi Nuril, Ali Fikry, Wavi Zihan, dan Muzakki Ramdhan.

Tokoh penting dalam cerita Qorin 2 adalah ibu guru Fitri (Wavi Zihan), yang bertekad untuk membantu muridnya yang menjadi korban perundungan di sekolah. Sebagai guru baru di sekolah, Fitri tidak mudah untuk bertindak menolong muridnya.

Dalam mendalami peran sebagai guru, Wavi Zihan punya pendekatan yang unik. Ia mengambil sosok sutradara Qorin 2, Ginanti Rona, sebagai bahan observasi untuk karakternya.

Baca Juga: Anggy Umbara Enggan Pakai Nama Asli Para Tokoh untuk Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel, Ini Alasannya!

“Yang menarik adalah aku banyak menyontek karakternya ibu Gita (Panggilan Ginanti Rona). Aku lihat bagaimana cara dia memimpin tim, kru, bahkan bagaimana cara dia berkomunikasi dengan pemainnya.

"Di film, aku harus membedakan gaya bicara antara ngomong sama murid A yang harus begini, dan yang B yang harus begitu. Itu aku terapin, jujur dari mbak Gina,” seru Wavi, saat konferensi pers Qorin 2 di Senayan City XXI, beberapa waktu lalu.

Wavi mengamati bagaimana Gita berkomunikasi dengan dirinya, lalu dengan pemain lain termasuk Fedi Nuril. Menurut Wavi, Gita tahu arahannya akan lebih mudah diterima kalau cara komunikasinya dibedakan antara pemain satu dengan yang lain.

Berhubung juga tidak punya pengalaman sebagai guru, aktris bernama asli Wavi Nurhazihanty ini jadi harus banyak menonton film sebagai bahan referensinya.

“Aku juga nggak pernah jadi guru, ya kan? Sebagai referensinya aku tuh nonton film Adolescence. Dari situ, aku observasi bagaimana bisa membangun suasana yang sedikit tegang tapi juga serius di ruang BP.

"Itu dari adegan yang psikolog mewawancarai si pelaku yang anak-anak itu!” ujar Wavi, yang lahir 4 Januari 1997.

Baca Juga: Akting Bareng Amanda Manopo di Pay Later 2, Kenny Austin Berharap Chemistry-nya Beda dari Proyek Sebelumnya

Berakting bersama Muzakki Ramdhan sebagai kakak adik yang memiliki karakter berbeda, Wavi Zihan bersyukur pelatih akting yang disediakan rumah produksi SL23 Studio mengajarkan teknik membangun chemistry yang unik.

Bersama dengan pemain lain yang di dalam film diceritakan sebagai satu keluarga, Wavi bersama Muzakki dan Seroja Hafiedz (sebagai ibu) diminta untuk melakukan ekspresi freestyle kepada lawan main saat mendengarkan musik.

“Musik bisa mengarahkan kita untuk menjadi satu rasa, dan pengen aja gitu, peluk Zakki atau ibu (Seroja). Dan, aku kan pengen banget punya adik laki-laki. Kebetulan ketemu Zakki, yang spesifikasinya beneran yang aku pengen. Gemes!” serunya.

Hal lain yang berkesan bagi Wavi adalah ketika syuting selama 28 hari di Ciwidey dengan cuaca yang sangat dingin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X