FIlm Dowajuseyo (Tolong Saya) Kombinasikan Urban Legend Lokal dan Korea Selatan dari POV Tokoh Wanita

photo author
Syanne Susita, Pejuang Kantoran
- Senin, 22 Desember 2025 | 21:59 WIB
Dowajuseyo (Tolong Saya) berbicara dari perspektif perempuan dengan penekanan bahwa perempuan berhak atas pilihan hidupnya. (Instagram @dowajuseyofilm)
Dowajuseyo (Tolong Saya) berbicara dari perspektif perempuan dengan penekanan bahwa perempuan berhak atas pilihan hidupnya. (Instagram @dowajuseyofilm)

“Ini film pertama aku yang kesurupan pakai bahasa Korea. Jadi, pas pertama dapat script-nya, deg-degan banget. Yang bikin aku deg-degan juga karena aku termasuk kaku orangnya. Aku gak bisa joget atau lain-lainnya.

"Aku juga jaim, anaknya maluan. Ketika ada adegan yang tiba-tiba disuruh merangkak turun dari atas pohon, lalu kesurupan, rasanya aduh gimana nih, kewalahan," ujar Saskia Chadwick.

Untungnya ada acting coach yang sangat membantunya mempraktikkan adegan kesurupan di Dowajuseyo (Tolong Saya), sekaligus mencari titik nyaman Saskia untuk berekspresi termasuk gerak tubuhnya.

"Lafal pengucapan bahasa Korea juga aku dibantu oleh Baby, anak Tante Nucke, yang kuliah di Korea,” ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X