Boleh Nggak Sih Crack Jari-jari Tangan Kalau Pegal? Cek di Sini Jawaban Para Ahli

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 21 Desember 2025 | 15:15 WIB
Ilustrasi: Memecahkan buku-buku jari merupakan salah satu bahasa tubuh yang membuat kesal Generasi X. (Freepik)
Ilustrasi: Memecahkan buku-buku jari merupakan salah satu bahasa tubuh yang membuat kesal Generasi X. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Banyak dari kita pernah atau bahkan sering melakukan kebiasaan cracking knuckles, alias mengklik sendi jari. Meski terdengar akrab dan ringan, pertanyaan yang kerap muncul adalah: apakah kebiasaan ini aman bagi kesehatan jari dan sendi? Jawabannya ternyata lebih kompleks dari sekadar mitos umum.

 

Suara “krek” yang muncul saat Anda menarik atau menekuk jari berasal dari gelembung gas yang terbentuk di dalam cairan sendi (synovial fluid). Ketika ruang sendi meregang, tekanan berubah—dan gelembung gas itu meletus, sehingga menghasilkan suara yang khas.

Ahli reumatologi mengatakan bahwa suara tersebut bukan tanda kerusakan, dan sering kali tidak disertai rasa sakit.

Menurut para pakar, melakukan crack pada sendi jari tidak terbukti menyebabkan kondisi serius seperti radang sendi (arthritis). Banyak penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini tidak berkaitan langsung dengan osteoartritis atau kerusakan sendi permanen.

Baca Juga: Aktif Dalam BUMN Peduli, Danantara Indonesia Bersama BP BUMN Terjunkan Langsung Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera

Namun, ini bukan berarti tanpa efek sama sekali:

Apa Bahayanya?

Secara umum, jika tidak menimbulkan nyeri, crack sendi jari dianggap relatif aman. Namun hati-hati, bisa jadi kebiasaan ini akan berakibat negatif dan berbahaya.

- Beberapa orang mungkin mengalami kekakuan ringan atau pembengkakan bila dilakukan secara berlebihan.

- Jika cracking disertai rasa nyeri atau bengkak yang menetap, hal ini bisa menjadi tanda adanya kondisi lain dan perlu diperiksakan ke dokter.

Beberapa ahli mengatakan bahwa kebiasaan ini bisa menjadi mekanisme pelepasan stres atau refleks yang membuat seseorang merasa lebih longgar atau nyaman. Bagi sebagian orang, suara tersebut memberikan sensasi “lega” yang sulit diabaikan.

Namun, seperti beberapa kebiasaan tubuh lainnya, belum ada bukti kuat bahwa kebiasaan ini memberikan manfaat fisiologis jangka panjang.

Baca Juga: Jumlah Freelancer Naik Signifikan. Cermati Payung Hukum yang Melindungi Pekerjaan Ini di Indonesia

 

Jika Anda melakukan crack sendi jari tanpa rasa sakit, tidak ada indikasi medis yang mengkhawatirkan. Namun, sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan bila:

- Anda merasakan nyeri saat atau setelah melakukannya
- Sendi terlihat bengkak atau hangat
- Ada penurunan fungsi atau kekuatan genggaman tangan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Real Simple

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X