Waktu Puasa Terpanjang dan Tersingkat di Dunia dan Penyebabnya

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:14 WIB
Durasi puasa terpanjang bisa mencapai 22 jam di wilayah seperti Nuuk, Greenland saat musim panas. (Pejuangkantoran.com.Made with Google AI)
Durasi puasa terpanjang bisa mencapai 22 jam di wilayah seperti Nuuk, Greenland saat musim panas. (Pejuangkantoran.com.Made with Google AI)

Contoh kota:

  • Ushuaia (Argentina, dekat Antartika);
  • Puerto Williams (Chile);
  • Cape Town (Afrika Selatan).

Durasi puasa saat musim dingin sekitar 10–12 jam, bahkan bisa mendekati 9 jam di beberapa wilayah paling Selatan.

Durasi Puasa Ramadhan 2026

Bagaimana dengan durasi puasa Ramadhan tahun 2026 ini?

Ramadhan tahun ini tiba di bulan Februari-Maret. Pada bulan-bulan ini, situasinya seperti berikut ini:

1. Belahan Bumi Utara

Sedang menuju musim semi (akhir musim dingin), sehingga durasi puasa relatif sedang, belum ekstrem panjang.

Contoh perkiraan rata-rata:

  • Helsinki: ±11–13 jam;
  • London: ±11–12,5 jam;
  • Mekah: ±12,5–13 jam.

Belum mencapai 18–20 jam seperti saat Ramadhan jatuh di musim panas.

Baca Juga: Bagi Penderita GERD, Perhatikan 5 Poin Penting Berikut Ini Saat Berpuasa Ramadhan Supaya Aman

2. Belahan Bumi Selatan

Sedang menuju musim gugur (akhir musim panas), sehingga durasi puasa sedikit lebih panjang dibanding musim dingin, tetapi masih moderat.

Contoh:

  • Ushuaia: ±13–14 jam;
  • Cape Town: ±13 jam.

Yang perlu kita ketahui dan pahami, Ramadan bergeser ±10–11 hari lebih awal tiap tahun. Ini karena kalender hijriah lebih pendek dari kalender masehi.

Oleh karena itu, dalam siklus sekitar 33 tahunan, setiap negara akan merasakan Ramadhan di berbagai musim, kadang sangat panjang, kadang sangat pendek.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X