PejuangKantoran.com - Semua Akan Baik Baik Saja menjadi film ketiga yang disutradarai Baim Wong. Berbeda dengan film sebelumnya yang bergenre thriller atau horor, film ini mengambil genre drama dengan cerita yang hangat dan menyentuh.
Kisahnya tentang ikatan keluarga sebagai tempat pulang, serta kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu. Baim menggunakan gaya penyutradaraan dengan pendekatan realistik, termasuk latar yang dibangun di perkampungan di pinggiran rel kereta.
Ditemui di The Library, Hotel Novotel, BSD, Tangerang Selatan, Selasa (21/04/2026), Baim bersama para pemain seperti Reza Rahadian, Christine Hakim, Ari Irham, Asri Welas, hingga Alif, aktor berkebutuhan khusus, bercerita tentang keseruan selama syuting.
Baca Juga: Baim Wong Selipkan Sebagian Pengalaman Pribadinya di Film Terbarunya, 'Semua Akan Baik Baik Saja'
1. Baim Wong rekrut 100 warlok sebagai figuran
Untuk menangkap keotentikan lingkungan di rumah susun dan lingkungan di pinggir kereta, Baim merekrut warga lokal di sekitar tempat syuting. Ketika Baim membutuhkan gambar latar anak-anak bermain, maka anak-anak di sekitaran lokasi syuting pun langsung diajak main. Kebetulan memang selalu ada warga setempat yang ikut menyatroni kegiatan syuting.
“Kalau dihitung figuran dadakan yang diajak terlalu banyak, ya. Mungkin 100 orang lebih. Karena yang diajak Baim tuh, yas pas kita take, mereka lewat-lewat dan itu tidak hanya satu, dua orang saja.
"Seringnya group of people yang lagi jalan ditanya, 'Mau ikut syuting? Ayo!'. Trus udah, langsung ikut! Dan, mereka-mereka itu langsung dibayar!” kenang Reza Rahadian yang berperan sebagai Langit di film Semua Akan Baik Baik Saja.
2. Rumah dekat rel kereta di belakang kantor Baim
Berburu lokasi perkampungan di pinggir rel kereta jelas bukan hal mudah. Namun, lokasi tersebut ditemukan Baim dan Yudi Datau (Director of Photography), secara tidak sengaja saat mereka berkeliling di sekitaran kantor Baim Wong, yaitu Tiger Wong Entertainment.
Baca Juga: Korban Kecelakaan Kereta Api Berhak atas Ganti Rugi, Ini Jumlah Santunan dari Jasa Raharja
Rumah yang dijadikan lokasi utama bahkan hanya sekitar 3 menit dari kantor.
“Ketika saya dan Bang Yudi pertama melihat rumah itu, kita langsung sepakat (ingin menggunakannya). Lalu, kita ketok rumahnya, pemiliknya kaget. Kita izin boleh pakai untuk syuting atau nggak.
"Saat diberi izin syuting di situ, sebenarnya kita lebih banyak keluar uang daripada kita bangun set di studio karena kita harus bongkar. Tapi, karena saya suka posisi rumah yang di depan rel kereta api, akhirnya saya bela-belain!” ujar Baim.
3. Alif kesulitan mendalami peran
Artikel Terkait
Lowongan Kerja Astra International Dibuka hingga Mei 2026, Cek Posisi dan Cara Daftarnya
Lowongan Kerja Shell Indonesia Dibuka hingga 12 Mei 2026, Ini Posisi dan Cara Daftarnya
Baru Sehari Kerja Setelah Cuti Melahirkan, 'Teteh' Jadi Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL Bekasi
Sayur Ini Ternyata Bisa Bikin Mood Lebih Baik, Ini Penjelasannya
Hari Buruh, Saatnya Tidak Hanya Mencari Penghasilan Tapi Juga Melindunginya
Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita
4 Cara Mengukur Apakah Perut Buncit Kamu Itu Menyimpan Visceral Fat yang Berbahaya Atau Tidak