Bocoran Dari Joe Taslim Tentang The Furious dan Pengalamannya Berkarir di Luar Negeri

photo author
Adhityaswara Nuswandana, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:00 WIB
Joe taslim di The Furious Memberikan Banyak Pengalaman Baru Terkait Adegan Fighting Bareng Aktor Laga Hong Kong  (IMDB)
Joe taslim di The Furious Memberikan Banyak Pengalaman Baru Terkait Adegan Fighting Bareng Aktor Laga Hong Kong (IMDB)

PejuangKantoran.com – Joe Taslim boleh dibilang salah satu dari sedikit aktor Indonesia yang lebih sering berkarier di luar negeri. Latar belakangnya sebagai mantan atlet judo membuatnya banyak direkrut dalam film-fllm laga seperti The Raid, The Fast & Furious 6, The Night Comes for Us, hingga Mortal Kombat, sampai seri Warrior.

Kini, Joe mulai merambah industri film Hong Kong yang dikenal telah melejitkan aktor-aktor laga legendaris seperti Jackie Chan, Chow-Yun Fat, Jet Li, atau Donnie Yen. Filmnya, The Furious, digarap sutradara Jepang, Kenji Tanigaki.

“Bermain di The Furious dan kembali beradegan laga bareng Kang Yayan, kayak nggak ada bedanya dengan 16 tahun yang lalu, saat kami pertama kali bertemu di The Raid. Fisik Kang Yayan masih sama aja, badak banget lha,” beber Joe saat Press Conference The Furious di XXI Epicentrum Mall, Kuningan Jakarta Selatan Jumat (5/6/2026).

Ada cerita menarik yang Joe bocorkan ke teman-teman media saat press con. Dia bercerita, biarpun The Furious dibintangi oleh pemain-pemain film laga kelas dunia, dan menghabiskan hidupnya di dunia stunt double, “Tapi saat syuting perkelahian final scene, hampir semua pemain udah terlihat kelelahan, dan rada “bonyok”. Masing-masing udah ada yang mulai dipijat-pijat dan diberikan minyak gosok. Tetapi Kenji (Kenji Tanigaki - sang sutradara) kaget melihat gue sama Bang Yayan santai aja di pojokan kayak nggak terlihat lelah sama sekali,” cerita Joe. Joe menirukan perkataan Kenji, “Gila ya orang Indonesia nih kuat-kuat amat ya.” “Padahal sih capek ya capek aja, hehe..” kata Joe lagi.

Banyak berkarir di luar negeri juga memberikan pengalaman dan pemahaman tersendiri tentang industri film action di luar negeri. “Kalo Hollywood itu ngelindungin banget pemain dan kru. Di sana itu banyak union (perserikatan) yang melindungi hak kita. Bahkan ada union khusus stunt double yang ngasih asuransi kalo sampai stunt double cedera,” cerita Joe Taslim.

Bahkan ada larangan buat bintang utama untuk tidak melakukan adegan berbahayanya sendiri walaupun si bintang utama itu merasa sanggup melakukannya. “Terutama buat film-film dengan budget 100 juta US lebih. Karena mereka harus menjaga reputasi film dan pemainnya,” jelasnya lebih lanjut.’

Sementara kalau dibandingkan dengan ekosistem perfilman Hong Kong, Joe punya ceritanya sendiri untuk urusan film laga. “Di Hong Kong walaupun lebih easy tapi tetap safety. Kenji misalnya, selalu nanya ke semua pemain, apakah kita sanggup melakukan adegan itu sendiri. Kalo menyanggupi, dia akan minta kita berlatih dulu supaya kita terbiasa dan mampu melakukannya,” Joe bercerita.

Tapi Joe juga nambahin, untuk adegan yang sangat berbahaya, seperti adegan jatuh dari ketinggian, akan tetap dilakukan oleh stunt double. “Biarpun kita menyanggupi adegan itu, pasti akan diberikan ke stunt double. Karena stunt double di Hong Kong itu banyak yang berlatih belasan tahun untuk adegan-adegan berbahaya seperti jatuh dari ketinggian,” tukas Joe.

Baca Juga: Joe Taslim soal Kenapa Judo Nggak Pernah Dipakai dalam Koreografi Fighting Film Laga

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Ke Bioskop 17 Juni Ini Buat Nonton The Furious

Baca Juga: Yang Bikin Joe Taslim Penasaran sama Film Bollywood, usai Garap Film Laga Hollywood dan Hong Kong

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Adhityaswara Nuswandana

Sumber: Mortal Kombat Fandom, Movie and Entertainment Sphere

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X