PejuangKantoran.com - Gelar sarjana ternyata belum menjadi jaminan seseorang langsung mendapatkan pekerjaan. Data terbaru menunjukkan jumlah penganggur lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih sangat besar.
Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat 904.440 orang lulusan universitas yang menganggur. Angka tersebut merupakan bagian dari total 7,46 juta penganggur di Indonesia pada periode yang sama.
Angka ini menjadi perhatian karena kelompok lulusan perguruan tinggi selama ini kerap dianggap memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke dunia kerja. Namun, tingginya jumlah pengangguran menunjukkan bahwa tantangan mendapatkan pekerjaan juga dihadapi mereka yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Baca Juga: Pengguna Claude Protes soal Watermark yang Ditetapkan Anthropic untuk Menandai Teks Buatan AI
Manajemen Jadi Jurusan dengan Porsi Terbesar
Analisis LPEM FEB UI berdasarkan data Sakernas Agustus 2025 menunjukkan bahwa lulusan Manajemen memiliki porsi terbesar di antara penganggur berpendidikan minimal sarjana.
Lulusan Manajemen menyumbang 10,3% dari kelompok penganggur tersebut. Posisi berikutnya ditempati lulusan Hukum dengan 9%, Ekonomi 8,7%, Pendidikan 7,1%, dan Akuntansi 5,1%.
Jika disusun berdasarkan porsinya, berikut lima bidang studi dengan kontribusi terbesar terhadap jumlah penganggur lulusan perguruan tinggi:
| Bidang Studi | Porsi Penganggur |
|---|---|
| Manajemen | 10,3% |
| Hukum | 9% |
| Ekonomi | 8,7% |
| Pendidikan | 7,1% |
| Akuntansi | 5,1% |
Namun, angka tersebut perlu dibaca secara tepat.
Porsi 10,3% tidak berarti 10,3% lulusan Manajemen menganggur. Angka tersebut menunjukkan bahwa dari seluruh orang yang menganggur dan memiliki pendidikan minimal sarjana, 10,3% di antaranya berasal dari bidang studi Manajemen.
Hal yang sama berlaku untuk bidang studi lainnya.
Baca Juga: Kalau Ada Syarat 'Good Looking' dan Batas Umur Saat Cari Kerja, Bisa Lapor ke Kemnaker!
Bukan Berarti Jurusan Manajemen Paling Sulit Dapat Kerja
Besarnya porsi lulusan Manajemen dalam kelompok penganggur juga tidak otomatis menunjukkan bahwa jurusan tersebut memiliki tingkat pengangguran paling tinggi.
Pasalnya, Manajemen merupakan salah satu bidang studi yang memiliki jumlah lulusan dan peminat yang besar. Karena itu, jumlah lulusan Manajemen yang menganggur dapat terlihat tinggi secara absolut maupun sebagai bagian dari kelompok penganggur sarjana.
Untuk mengetahui jurusan mana yang paling sulit mendapatkan pekerjaan, diperlukan data yang membandingkan jumlah lulusan yang menganggur dengan total lulusan dari jurusan tersebut.
Artikel Terkait
IDI: Dokter yang Menghina Pasien BPJS di Media Sosial Terancam Sanksi Etik
War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Resmi Dibuka, Ini Linknya untuk Dengar Pidato Prabowo Langsung di Istana Negara
WFH ASN Resmi Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Booming Running Club di Kota Besar, Kenapa Anak Muda Menikmati Sosialisasi di Sana
Katanya Gaji Manager Kopdes 16 Juta? Tapi Purbaya Bilang Sesuai UMP, Ini Daftar Lengkapnya di 38 Provinsi
652 Perusahaan BUMN Bakal Hilang, Danantara Targetkan Tinggal 250 Entitas
Ketika Kualitas Udara Buruk Akibat Kabut Asap Bakaran Sampah atau Lahan, Bagaimana Gen Z Seperti Kita Harus Bersikap
87 Ribu Pekerja Klaim JHT karena PHK hingga Mei 2026, Pasar Kerja Masih Tertekan
Claude Mulai Pakai Watermark Tersembunyi untuk Menandai Tulisan yang Dibuat Pakai AI
Pengguna Claude Protes soal Watermark yang Ditetapkan Anthropic untuk Menandai Teks Buatan AI