Suka Suka Saya, Resto Indonesia di LA yang Menyajikan Mie Instan sebagai Hidangan Fusion

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 8 Mei 2023 | 10:19 WIB
Burrito Chicken Katsu dengan Indomie, salah satu menu andalan resto Suka Suka Saya di Los Angeles. (Eater.com)
Burrito Chicken Katsu dengan Indomie, salah satu menu andalan resto Suka Suka Saya di Los Angeles. (Eater.com)

PejuangKantoran.com - Dibandingkan dengan restoran China, Jepang, Korea, Thailand, atau India, kuliner Indonesia tentu masih kalah populer di mata dunia. Namun jangan ditanya bila kuliner Indonesia yang dimaksud adalah mi instan.

Maret lalu, resto Suka Suka Saya dibuka di Koreatown, Los Angeles. Menu yang dibuat resto Indonesia di LA ini berdasarkan mi instan paling populer di Indonesia: Indomie.

Bagi sebagian orang, dipilihnya mi instan sebagai menu utama ini mungkin agak sia-sia, mengingat mi instan bisa dibuat sendiri dengan mudah di rumah.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Drama Korea yang Menang di Ajang Baeksang Arts Awards

Tetapi bagi banyak orang Indonesia yang tinggal di Los Angeles, Suka Suka Saya membuat mereka bisa bernostalgia dengan kudapan populer di tanah air.

Meskipun ada beberapa resto Indonesia di LA, dari Simpang Asia yang sudah lama berdiri hingga Dapur Medan yang lebih baru, masakan Indonesia pada umumnya masih sulit ditemukan di wilayah tersebut.

Dan, sampai saat ini belum ada tempat yang menggunakan Indomie dalam menunya. Suka Suka Saya menjadi yang pertama dan satu-satunya resto Indonesia di LA yang menyajikan Indomie sebagai olahan menunya.

Restoran ini baru dibuka di Koreatown oleh dua bersaudara dari Jakarta, Steventh dan Wiki Thatcher. Mereka suka memasak, dan Wiki kebetulan punya latar belakang restoran di Jakarta.

Mereka sudah lama ingin membuka bisnis makanan sendiri. Setelah mempertimbangkan berbagai ide — dari membuka cloud kitchen, food truck, bahkan tempat sushi burrito —mereka memilih untuk melakukan yang terbaik: street food dari kampung halaman.

Spanduk pembukaan Suka Suka Saya bahkan menampilkan logo Indomie kecil, yang cukup untuk menarik perhatian pecinta Indomie dari lingkungan sekitar —termasuk warga Indonesia di Los Angeles.

Mahasiswa Indonesia dari University of Southern California yang lokasinya berdekatan, misalnya, termasuk pelanggan utama mereka. Namun Steventh terkejut karena cukup banyak pecinta Indomie yang berasal dari belahan dunia lain.

Hal ini sebenarnya tidak mengejutkan; Indomie didistribusikan di lebih dari 100 negara. Artis Nigeria King Uche dan rapper Inggris Jesse2Ocean telah menulis lagu tentang Indomie. Kecintaan terhadap Indomie jelas sudah mendunia.

Baca Juga: KTP DKI Dinonaktifkan Karena Kerja di Luar Jakarta? Ini Cara Mudah Urus Pindah Domisili

Burrito Indomie

Seperti kita ketahui, Indomie hadir dalam berbagai jenis dan rasa, tetapi yang paling populer dan paling terkait dengan merek itu adalah varian mi goreng.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: eater.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X