Barang yang Dijual di Thrift Store
Seperti disebutkan di awal, thrifting itu umumnya menjual pakaian dan aksesoris. Bagi kalangan tertentu, misal penyuka celana denim atau dikenal dengan istilah denim head, mendapatkan celana denim yang sudah usang dengan efek pudar alami itu menjadi keasyikan tersendiri.
Mereka bahkan secara khusus mencari brand denim tertentu dengan efek pudar tertentu. Dan ini umumnya mereka dapatkan pada denim-denim preloved. Yang seperti ini, thrifting biasanya terjadi di komunitas mereka, walaupun tak jarang yang berburu di thrift store umum.
Selain pakaian, banyak “harta karun” yang bisa ditemukan di thrift store. Kita juga bisa menemukan berbagai macam model tas kekinian di thrift shop. Mulai dari tas sekolah, tas kerja, hingga berbagai model tas wanita.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Thrift Shop untuk Baju ke Kantor
Sama halnya dengan pakaian, berbagai tas yang dijual di thrift shop juga masih dalam kualitas sangat baik dan layak pakai.
Di sisi lain, kita juga bisa menemukan berbagai macam sepatu maupun sandal. FYI, alas kaki menjadi salah satu kategori fashion yang banyak dicari saat thrifting. Bahkan beberapa thrift store online sepatu, mereka mengkhususkan sepatu tertentu, misal khusus sepatu boots.
Thrifting juga menjadi salah satu kegiatan yang banyak diminati oleh pecinta barang-barang vintage. Kita bisa menemukan berbagai macam furnitur, aksesori, hingga berbagai macam barang antik dengan kualitas baik di thrift shop.
Melihat peminat khususnya ini, thrifting masih menjadi salah satu bisnis yang tidak pernah sepi peminat. Pasarnya ada, terutama di kalangan late Millenial dan Gen Z yang ingin memiliki penampilan yang berganti setiap saat namun tetap hemat di kantung.
Adanya tren thrifting juga memudahkan siapa saja untuk mendapatkan barang branded dengan harga miring. Diperlukan keuletan dan jejaring untuk bisa mendapatkan barang pre-loved.
Yang sebaiknya dihindari adalah menjual pakaian bekas impor karena ini berpotensi mengganggu industri garmen lokal yang banyak didukung oleh industri rumahan.
Baca Juga: 22% Konsumen Indonesia Bersedia Membeli Barang Preloved, Khususnya Pakaian dan Sepatu
Tips & Trik Thrifting
Belanja baju preloved di thrift store memang menyenangkan, namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar mendapatkan pakaian layak pakai:
- Perhatikan warna: Pastikan warna baju bekas masih cerah dan bersih;
- Perhatikan jahitan: Pastikan seluruh jahitan masih dalam kondisi baik;
- Waspada brand KW: Untuk menghindari barang KW, cek label resmi untuk memastikan keasliannya;
- Tawar harga: Jangan ragu untuk menawar harga;
- Segera cuci pakaian: Setelah berbelanja, segera cuci pakaian dengan sabun untuk memastikan barangnya steril.