PejuangKantoran.com - Film Seni Merayu Tuhan, yang diadaptasi dari buku best seller karya Habib Jafar, mengangkat tema pencarian jati diri Hikmah (Ari Irham). Remaja ini hidup sebatang kara setelah ditinggal mati sang ibu (Rieke Diah Pitaloka).
Arti merayu Tuhan sendiri memiliki makna luas, tergantung penafsiran masing-masing orang. Begitu pula Ari Irham, Teuku Rizky, dan Alfie Alfandy, yang menyampaikan pendapat yang berbeda.
Buat Teuku Rizky, seni merayu Tuhan adalah membagikan kebahagiaan melalui pekerjaan sebagai entertainer. Seperti diketahui, ia sudah bekerja sejak kecil, bergabung di boyband Coboy Junior sejak 2011, dan kini bermain film.
Baca Juga: Pikiran Lagi Mentok? Jangan Dipaksa, Ide Kreatif Justru Sering Muncul kalau Kita Lagi Santai
"Sempat timbul juga pertanyaan ngapain saya kerja seperti ini karena banyak pekerjaan yang lebih settle dan lebih punya potensi dapat banyak uang gitu. Tapi ternyata saya senang ketika ketemu sama orang baru di industri ini. Ngobrol, ketawa, dan cerita.
"Jadi lebih mengenal manusia. Dan itu cara saya untuk merayu Tuhan. Memberikan yang terbaik dengan cara yang saya bisa di industri ini," ujar Kiki, sapaan karibnya, saat menghadiri Content Day Seni Merayu Tuhan di SME Tower Smesco, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Dengan memberikan yang terbaik di pekerjaannya, penyanyi berusia 28 tahun itu jadi punya pendapatan yang bisa jadi berkat dan membahagiakan keluarganya sendiri.
Berbeda lagi dengan Ari Irham. Ia mencoba memaknai dari hal-hal sederhana seperti selalu mengucap syukur dalam segala hal.
Ia melihat banyak orang sering melupakan hal-hal kecil seperti itu karena menganggapnya sepele. Padahal mengucap syukur setiap hari merupakan bagian dari upayanya merayu Tuhan. Sementara banyak orang lebih fokus berbuat baik untuk mendapatkan pahala.
"Saya rasa semua orang pasti punya cara merayu masing-masing kepada Tuhan. Buat saya pribadi, salah satu cara saya adalah bersyukur di keadaan saya yang sekarang. Baik atau tidak, cukup tidak. Karena saya percaya dengan bersyukur, saya sudah merayu Tuhan.
Baca Juga: Bahkan Rekan Setim Lamine Yamal Mengira Fotonya bersama Lionel Messi 20 Tahun Lalu Rekayasa AI
"Ucap syukur di segala sesuatu yang kita lakukan baik dari bangun tidur sampai mau tidur, semua karena ridha Allah,” terangnya.
Dipercaya sebagai pemeran utama, Ari Irham sempat takut karena ia merasa pribadinya sedang tidak baik-baik saja. Bahkan pada saat casting pertama, ia yakin tidak akan lolos.
Siapa sangka, ia dipanggil untuk casting yang kedua. Di situ, ia mencoba melihat dari sudut pandang yang berbeda.
“Mungkin karena saya terlihat rapuh, peran itu dipercayakan ke saya. Juga kesempatan ini saya gunakan untuk, ‘Oh, mungkin ada hal-hal yang saya harus belajar lagi!” ujar Ari.