"Sampai ada yang musti jauh-jauh menyetir ke kota lain 2 jam, hanya untuk menonton film favorit yang ditunggu-tunggu. Jangkauan sinema semoga bisa mencapai daerah-daerah tingkat kabupaten!” ujar aktor keturunan Persia dan Ambon ini.
Meskipun lega dengan selesainya tugas sebagai Ketua Komite FFI, Reza tak memungkiri bakal merindukan satu rutinitas yang biasa ia lakukan bersama anggota Komite FFI.
Baca Juga: Pemecatan Ketua MK Anwar Usman Tak Serta Merta Akan Memperbaiki Krisis Konstitusi
“Yang paling ngangenin ya, meeting tiap hari Kamis, meeting mingguan. Bayangin aja, selama tiga tahun, kita selalu ketemu melalui zoom ataupun offline membahas progres.
"Tradisi itu kan akan selesai. Panitia ini tidak akan ketemu lagi. Semua sudah kayak keluarga. Awalnya, kalau meeting dibuka dengan muka rapih-rapih dulu, tapi itu di tahun pertama.
"Ke sini-sini, ada yang baru bangun tidur, masih pakai kaus tidur, atau mukanya kenapa. Sudah tidak peduli, yang penting kita meeting. Itu pasti akan ngangenin,” ujar Reza menutup pembicaraan. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Peran Jadi Teroris di 13 Bom di Jakarta, Rio Dewanto Kabur dari Bootcamp Militer
Begini Cara Prilly Latuconsina Meneteskan Air Mata di Mata Sebelah Kiri Saja di Film Budi Pekerti
Jadi Teroris di 13 Bom di Jakarta, Rio Dewanto Ngaku Sempat Sulit Keluar dari Karakternya
Angga Yunanda Menaikkan Berat Badan 15 Kilogram untuk Menjadi Muklas di Budi Pekerti
Pujian Dian Sastro untuk Arya Saloka Saat Berhasil Lepas dari Sosok Aldebaran demi Gadis Kretek
Dior Disebut Ganti Model Bella Hadid Karena Bela Palestina, Warganet #BoycottDior
Alasan Bio One Langsung Pakai Kostum Karakter Saat Latihan Adegan Pertaruhan The Series 2