"Pakaian ini mencerminkan tradisi tekstil yang kaya, simbolisme, dan rasa hormat yang mendalam terhadap warisan budaya," jelas Khan.
Dia juga menambahkan bahwa tusuk konde kanzashi yang dipakai Naomi bukan sekadar hiasan rambut biasa. Secara historis, aksesori tersebut merupakan simbol identitas, penanda momen-momen spesial, bahkan bisa mencerminkan perubahan musim lewat motifnya yang rumit.
Lewat pilihan busananya ini, Naomi tidak hanya berhasil menumbuhkan rasa kagum terhadap fashion Jepang, tetapi juga menunjukkan kepada dunia bagaimana busana tradisional bisa dirayakan dengan cara yang tetap relevan dan terlihat keren di panggung global.
Artikel Terkait
4 Alasan Kenapa Makin Sering Berlari, Akan Memudahkan Untuk Mencari Personal Best Pertamamu!
Purna Pekerja Migran Indonesia Mendapatkan Pelatihan Kewirausahaan Melalui BRI Peduli
3 Cara Biar Olahraga Nggak Bikin Bosen di tahun 2026 ini
Hyrox dan Lari Duet Olahraga Kekinian yang Sukses Memperpanjang Umur
Barefoot Luxury Konsep Menginap Kembali ke Alam yang Privat, Mewah, Tapi Sederhana.
5 Hal yang Harus Kamu Perhatikan Ketika Ingin Rutin Berlari
Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Selatan Gelar Job Fair Tanggal 7 – 8 Juli 2026