Perry Warjiyo Mundur Jadi Gubernur BI! Ini 5 Pejabat yang Mundur di Era Prabowo

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Senin, 27 Juli 2026 | 20:03 WIB
Perry Warjiyo mengundurkan diri (Instagram)
Perry Warjiyo mengundurkan diri (Instagram)

Pada 22 Juli 2026, Nanik Sudaryati Deyang memutuskan mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), meski baru sekitar enam pekan menjabat.

Dalam surat kepada Presiden Prabowo, Nanik menjelaskan dirinya harus menjalani pengobatan akibat penyumbatan pembuluh darah jantung yang dipicu stres. Karena kondisi kesehatannya, ia merasa tidak dapat menjalankan tugas secara optimal dan fokus pada proses pemulihan.

Pada hari yang sama, Presiden Prabowo melantik Sudaryono, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertanian, sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Sudaryono ditugaskan melanjutkan pelaksanaan program prioritas Makan Bergizi Gratis.

3. Juda Agung, Deputi Gubernur Bank Indonesia

Selain Perry Warjiyo, Bank Indonesia juga kehilangan salah satu pejabat puncaknya pada 2026. Deputi Gubernur BI Juda Agung mengundurkan diri pada Januari 2026.
Pemerintah tidak menjelaskan secara rinci alasan pengunduran diri Juda Agung. Namun, proses pergantian jabatan dilakukan sesuai mekanisme yang diatur dalam UU Bank Indonesia, yakni melalui pengajuan calon kepada DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebelum ditetapkan oleh Presiden.

Sebagai penggantinya, Presiden Prabowo mengajukan Aida S. Budiman, yang sebelumnya menjabat Asisten Gubernur sekaligus Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia.

Aida resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia untuk melanjutkan masa jabatan hingga 2030.

Baca Juga: Ernest Prakasa Ajak Penonton Lebih Paham Cara Kerja Pencopet dalam Filmnya, 'Operasi Pesta Copet'


4. Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

Satryo Soemantri Brodjonegoro menjadi menteri pertama yang meninggalkan Kabinet Merah Putih pada Februari 2025.

Pergantian tersebut merupakan bagian dari evaluasi kabinet (reshuffle) yang dilakukan Presiden Prabowo. Namun Satryo menyebut dia sudah lebih dulu mundur dari posisinya.

"Saya mengajukan pengunduran diri," ujar Satryo

"Utamanya karena saya sudah bekerja keras selama empat bulan ini. Namun, karena mungkin tidak sesuai harapan dari pemerintah, ya saya lebih baik mundur daripada diberhentikan," ujar Satryo.

Sebagai penggantinya, Presiden melantik Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Brian Yuliarto, sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Brian diharapkan memperkuat ekosistem pendidikan tinggi dan riset nasional.

5. Gus Miftah, Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X