Pesan Tyrone Mings untuk Anak Muda yang Ingin Menjadi Pesepakbola Profesional

photo author
Syanne Susita, Pejuang Kantoran
- Selasa, 4 Agustus 2026 | 14:37 WIB
Tyrone Mings dan Aston Villa datang ke Asia dalam tur pra musim, sebagai juara UEFA Eropa League (UEL). Sebagai pribadi ia merasa ia harus bekerja lebih keras lagi karena ia kerap diingatkan oleh pelatih kepala/manajer, Unai Emery. (Instagram Tyrone Mings/Chat GPT)
Tyrone Mings dan Aston Villa datang ke Asia dalam tur pra musim, sebagai juara UEFA Eropa League (UEL). Sebagai pribadi ia merasa ia harus bekerja lebih keras lagi karena ia kerap diingatkan oleh pelatih kepala/manajer, Unai Emery. (Instagram Tyrone Mings/Chat GPT)

"Semoga dalam 12 bulan ke depan, kita bisa mengatakan hal yang sama seperti sekarang, bahwa musim lalu menyenangkan,” ucap mantan agen kredit kepemilikan rumah (mortgage adviser) sebelum menjadi pesepakbola profesional ini.

Tyrone sadar jika kesuksesannya akan banyak menginspirasi banyak anak muda yang juga ingin menekuni profesi sebagai pesepakbola profesional seperti dirinya.

“Saya yakin jutaan anak di seluruh dunia bermimpi suatu hari nanti bisa bermain sepak bola profesional. Terkadang kesempatan, keberuntungan memainkan peran besar.

Saya pikir semakin kita menyebarkan Liga Premier ke seluruh dunia dan melakukan hal-hal seperti ini, saya pikir itu benar-benar membantu menyoroti sepak bola Indonesia dan memberi orang lebih banyak kesempatan!” tutur atlet kelahiran Bath, Inggris 13 Maret 1993 ini.

Berkaca dari pengalaman pribadinya, ia bersyukur bisa bergabung pada akademi sepak bola yang menjaga semangat bermain sepak bola tetap menyenangkan selama mungkin.

Ketika tumbuh dewasa, Tyrone merasa semakin lama ia bermain sepak bola, semakin ia menikmati, termasuk menikmati pengorbanannya. Dari situ, ia merasa semakin besar peluang ia menjadi pemain sepak bola profesional.

“Saya pikir ada banyak tekanan pada anak-anak di usia muda untuk menjadi pemain sepak bola profesional atau mungkin tekanan untuk menjadi pemain sepak bola profesional. Jadi, saya berpikir menikmati lingkungan (berlatih sepak bola) tanpa tekanan itu penting.

Juga jika kamu ingin menjadi pemain sepak bola profesional, tidak seorang pun boleh mengatakan hal yang berbeda kepada kamu. Kamu harus benar-benar bermimpi untuk melakukan itu.

Anda harus bekerja keras menggapai itu. Tunjukkan tingkat dedikasi yang lebih tinggi daripada orang di sebelah kamu atau lebih tinggi daripada pemain di tim yang sama, dan padukan itu dengan sedikit keberuntungan dan sedikit tempat dan waktu yang tepat, mudah-mudahan mereka akan berhasil!” nasehat Tyrone.

 

 

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Adhityaswara Nuswandana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X