Pejuangkantoran.com – Pada hari Senin, 03/08/2026), sejumlah wilayah di Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan mengalami mati lampu sejak sekitar subuh (sekitar jam 05:00 WIB) dan bisa kembali menyala sekitar 2 jam kemudian.
Menurut Senior Manager Komuniksi Umum PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya Haris Andik, seperti yang dikutip oleh Kompas.com (03/08/2026), mengatakan, bahwa memang ada gangguan suplai listrik yang terjadi dari Gandul ke arah Cirendeu pada Senin pagi itu.
PLN masih terus akan mengevaluasi kejadian ini untuk perbaikan ke depan. Secara umum, gangguan padamnya listrik dari PLN di Indonesia, menurut Laporan Kinerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral 2024, ada tiga, yatu:
1. Gangguan pada fasilitas penyulang. Ini adalah gangguan yang terjadi pada jalur distribusi listrik tegangan menengah, umumnya 20 kV, yang menyalurkan listrik dari gardu induk menuju gardu distribusi dan akhirnya ke pelanggan (rumah, toko, kantor, dan industri).
Gangguan karena ini menjadi paling besar, yaitu 56,5% untuk SAIDI dan 68,5% untuk SAIFI. SAIDI ((System Average Interruption Duration Index) dan SAIFI ((System Average Interruption Frequency Index) adalah dua indikator internasional yang digunakan untuk mengukur keandalan sistem distribusi tenaga Listrik yang digunakan oleh PLN.
2. Faktor lain seperti bencana alam yang memberikan kontribusi 9,6% untuk SAIDI dan 3,7% untuk SAIFI.
3. Faktor fasilitas distribusi, JTR, sambungan tenaga listrik, dan gardu induk memiliki kontribusi yang relatif kecil, di bawah 5%.
Baca Juga: Menilik Potensi Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Energi Baru Terbarukan di Indonesia
Apa yang Harus Dilakukan Saat Listrik Padam?
Bagi kita, pengguna Listrik dari PLN, Listrik padam tak hanya bisa mengacaukan rutinitas. Seperti kejadian Senin (03/08), kemarin yang terjadi di pagi hari dan di awal pekan, jelas sempat membuat panik sejumlah warga.
Ini karena, bisa dibilang, semua pendukung kehidupan modern kita saat ini membutuhkan aliran listrik. Mulai dari peralatan rumah tangga hingga alat kerja, perlu suplai aliran listrik untuk mengoperasikannya.
Selain rutinitas yang bisa kacau, alat-alat pendukung kehidupan modern pun bisa rusak karena aliran Listrik yang putus.
Oleh karena itu, saat terjadi listrik padam atau mati lampu, prioritas utama adalah keselamatan, mencegah kerusakan peralatan elektronik, dan menjaga kenyamanan penghuni rumah.
Berikut langkah-langkah yang disarankan untuk menjaga keamanan rumah saat listrik padam:
Artikel Terkait
Tukar Tambah Elektronik: Solusi Praktis untuk Perangkat Rumah Tangga Lama yang hemat
Buat yang Mau Tambah Daya, Pakai Program PLN Diskon 50% Bisa Hemat Lebih dari Rp3 Juta!
10 Kesalahan Berbahaya Dalam Memperlakukan Power Bank yang Tidak Kita Sadari
Berkaca Atas Kejadian Terbakarnya Powerbank Dalam Penerbangan Batik Air , Ini 4 Alasan Teknis Mengapa Alat Elektronik Bisa Terbakar di Dalam Pesawat