PejuangKantoran.com - Technical Director Katto Hermanto Tan termasuk salah satu sosok yang terlihat aktif pada penjurian kompetisi memasak dan butchery MLA berbahan baku daging sapi australia, bukan daging sapi lokal Indonesia, pada Kamis dua pekan lalu di Hotel Raffles Jakarta.
"Gunakan selalu pisau tajam bukan pisau tumpul di kompetisi ini," tutur Technical Director Katto Hermanto Tan memberi pesan kepada semua peserta kompetisi memasak dan butchery MLA atau Meat & Livestock Australia ini.
Katto, alat pengasah pisau berbahan dasar kayu, kata Hermanto Tan, adalah salah satu sponsor turnamen atau kompetisi memasak dan butchery MLA ini.
"Kami memiliki jasa mengasah pisau dan hadir di sini memastikan semua pisau segala merek di sini menjadi pisau tajam," kata Direktur Teknik Katto Hermanto Tan.
Hermanto Tan, pria kelahiran 1978 ini menegaskan pihaknya tidak memproduksi pisau.
Merek Katto adalah alat pengasah pisau berbahan baku kayu.
Katto juga merek asli pengasah pisau dari Indonesia.
"Katto buatan Indonesia," tegas Hermanto Tan.
Lantas, kepada PejuangKantoran.com berkisah tentang dirinya yang pecinta pisau atau knife lover.
"Saya antusias dengan pisau dan saya kolektor pisau," kata knife lover Hermanto Tan.
Knife lover Hermanto Tan mengakui jatuh cinta dengan pisau sejak berusia tujuh tahun.
"Waktu itu saya senang outdoor, mancinglah, hiking, dan sebagainya," ujar Direktur Teknik Katto Hermanto Tan yang juga knife lover ini.