sosok

Hermanto Tan, Tukang Insinyur Pecinta Pisau yang Sedang Patenkan Pengasah Pisau Buatan Indonesia

Jumat, 15 Desember 2023 | 14:28 WIB
Kata Technical Director PT Katto Asa Indonesia Hermanto Tan, di dalam lomba kuliner, termasuk kuliner berbahan baku daging sapi australia, peserta jangan pernah membawa pisau tumpul. Katto menjadi penyedia pengasah pisau pada lomba kuliner daging sapi australia oleh Meat & Livestock Australia. (PejuangKantoran.com/Josephus Primus)

PejuangKantoran.com - Technical Director Katto Hermanto Tan termasuk salah satu sosok yang terlihat aktif pada penjurian kompetisi memasak dan butchery MLA berbahan baku daging sapi australia, bukan daging sapi lokal Indonesia, pada Kamis dua pekan lalu di Hotel Raffles Jakarta.

"Gunakan selalu pisau tajam bukan pisau tumpul di kompetisi ini," tutur Technical Director Katto Hermanto Tan memberi pesan kepada semua peserta kompetisi memasak dan butchery MLA atau Meat & Livestock Australia ini.

Katto, alat pengasah pisau berbahan dasar kayu, kata Hermanto Tan, adalah salah satu sponsor turnamen atau kompetisi memasak dan butchery MLA ini.

"Kami memiliki jasa mengasah pisau dan hadir di sini memastikan semua pisau segala merek di sini menjadi pisau tajam," kata Direktur Teknik Katto Hermanto Tan.

Produk pengasah pisau Katto mengasah semua jenis dan merek pisau pada National Butchery and Cooking Competion 2023 berbasis daging sapi australia oleh MLA atau Meat & Livestock Australia di Hotel Raffles Jakarta, Kamis (30/11/2023). (Pejuang kantoran.com/Josephus Primus)

Hermanto Tan, pria kelahiran 1978 ini menegaskan pihaknya tidak memproduksi pisau.

Merek Katto adalah alat pengasah pisau berbahan baku kayu.

Katto juga merek asli pengasah pisau dari Indonesia.

"Katto buatan Indonesia," tegas Hermanto Tan.

Lantas, kepada PejuangKantoran.com berkisah tentang dirinya yang pecinta pisau atau knife lover.

"Saya antusias dengan pisau dan saya kolektor pisau," kata knife lover Hermanto Tan.

Ilustrasi rangkaian pisau pemotong daging sapi pada lomba kuliner. Prinsip utama, jangan membawa pisau yang tidak tajam ke turnamen memasak kuliner. (Pejuang kantoran.com/Josephus Primus)

Knife lover Hermanto Tan mengakui jatuh cinta dengan pisau sejak berusia tujuh tahun.

"Waktu itu saya senang outdoor, mancinglah, hiking, dan sebagainya," ujar Direktur Teknik Katto Hermanto Tan yang juga knife lover ini.

Halaman:

Tags

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB