Baca Juga: Bawa Laptop dalam Keadaan Terbuka dengan Satu Tangan, Hm... Combo Nyerinya!
3. Perspektif yang berbeda muncul dari realitas yang berbeda pula
Di dunia maya sempat viral sebuah gaun bergaris dengan warna berbeda, yang sebagian orang mengatakan warnanya biru dan hitam, sedangkan yang lain bilang gaun tersebut berwarna putih dan emas.
Dari fenomena ini, bisa terlihat bahwa otak yang berbeda akan membuat asumsi yang berbeda pula. Penelitian Pascal Wallisch menunjukkan hal tersebut.
Menurutnya, orang yang suka begadang dan menghabiskan lebih banyak waktu pada malam hari dengan sinar lampu, cenderung menganggap gaun itu berwarna biru dan hitam.
Sementara orang yang menghabiskan lebih banyak waktu pada siang hari dan masih bisa melihat bayangan, cenderung melihat gaun itu berwarna putih dan emas.
Jika sesuatu yang sederhana seperti warna benda saja bisa ditafsirkan berbeda, bayangkan betapa berbedanya cara kita memahami dunia yang lebih kompleks dan abstrak.
4. Dua tipe manusia ketika berusaha memahami keputusan terbaik
Tipe pembelajar seperti apa kamu? Mungkin kamu akan menjawab visual, verbal, atau berdasarkan pengalaman.
Namun label ini mengacu pada bagaimana kita lebih memilih belajar melalui instruksi, sementara sebagian besar pembelajaran sehari-hari bergantung pada trial and error.
Saat kita menjalani hidup, otak mencatat bagaimana berbagai tindakan dilakukan, dan akan terus memperbarui nilai yang diharapkan dari berbagai pilihan.
Otak mungkin juga mengajarkan kita untuk memperhatikan fitur-fitur tertentu dari lingkungan yang penting untuk memahami keputusan mana yang terbaik.
Baca Juga: Luangkan Waktu Tidur Siang Agar Lebih Produktif Saat Bekerja, Ini Caranya!
Ada dua tipe orang yang melakukan pendekatan berbeda untuk memahami keputusan yang terbaik. Tipe pertama dengan mudah menemukan hal-hal baik dalam hidup. Ketika dihadapkan pada dua pilihan bagus, orang ini akan sangat pandai dalam memutuskan mana yang paling bermanfaat.
Namun, jika dihadapkan pada pilihan yang tidak baik, mereka akan kesulitan menentukan pilihan yang paling buruk di antara pilihan tersebut.
Artikel Terkait
Asian Games Hangzhou 2022: Kiprah 20 Pemain Muda Bulutangkis dan Kembalinya Legenda Senam Uzbek
Pendaftaran Beasiswa Chevening 2024/2025 Resmi Dibuka, Cek Jadwal Proses Penerimaannya Di Sini!
Tak Ada Batasan Usia dan Agama, Ini Syarat Mendaftar Beasiswa Chevening yang Lebih Penting!
Mau Jadi Karyawan Jeff Bezos? Kamu Harus Bisa Jawab 2 Pertanyaan Ini Saat Wawancara Kerja
Tipe dan Ukuran Font Bisa Membuat Catatan Lebih Mudah Diingat, Tapi Ada Syaratnya!
Konsep Baru Festival K-Pop Now Boarding Bakal Lebih Seru, Siap-siap Jakarta Jadi Kota Pertama