Kenali Gejala, Faktor Risiko, dan Pengobatan GERD Agar Kamu Bisa Terhindar Dari Penyakit Asam Lambung Ini

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Minggu, 3 November 2024 | 17:55 WIB
GERD, kenali gejala, penyebab, dan pengobatannya. (Johnstocker)
GERD, kenali gejala, penyebab, dan pengobatannya. (Johnstocker)

Pejuangkantoran.com Asam lambung atau istilah medisnya gastroesophageal reflux disease (GERD), menurut rumahsakit.usu.ac.id termasuk 10 besar penyakit yang berhubungan dengan gastrointestinal.

Gastrointestinal (GI) adalah sistem organ tubuh yang meliputi saluran pencernaan dari mulut hingga anus, serta organ-organ lain seperti hati, kantong empedu, dan pankreas. 

Masih menurut situs ini, berdasarkan Jurnal Digestive Endoscopy tahun 2009, peyakit ini paling banyak menjadi alasan pasien mendatangi fasilitas Kesehatan, baik itu Puskesmas, klinik, atau rumah sakit.

GERD atau penyakit asam lambung adalah kondisi ketika asam lambung naik ke esofagus atau kerongkongan. Penyakit yang juga disebut sebagai penyakit refluks gastoresofagus ini menimbulkan nyeri pada ulu hati, heartburn (sensasi perih dan panas seperti terbakar di dada), serta berbagai gejala lain di dada bagian bawah dan perut.

Gejala ini bisa memburuk setelah makan atau saat berbaring. Gejala ini juga bisa diikuti keluhan gangguan pencernaan lain, misal sering bersendawa, mual dan muntah, maag dan sesak nafas, serta mulut terasa asam.

Orang dengan GERD umumnya akan mengalami refluks asam yang ringan setidaknya dua kali sepekan serta gangguan parah setidaknya sekali dalam sepekan.

 Baca Juga: Kombo Asam Lambung, Begadang dan Kopi, Desainer Grafis di Jogja Meninggal Dunia

Penyebab GERD

Mekanisme tubuh yang sehat saat menelan makanan atau minuman itu sangat aman. Saat menelan, pita otot melingkar di bagian bawah kerongkongan yang disebut juga dengan sfingter esofagus bagian bawah akan rileks.

Ketika otot ini rileks atau mengendur, memungkinkan makanan dan cairan mengalir masuk ke ke perut. Setelah makanan  atau minuman masuk, maka otot sfingter esofagus ini akan menutup kembali.

Saat otot bagian ini mengendur karena gangguan atau melemah, maka asam lambung dapat mengalir kembali ke kerongkongan yang menimbulkan iritasi dan radang. Ini yang kemudian menjadi penyebab GERD.

 

Faktor Risiko dan Pengobatannya

GERD itu tak kenal usia. Semua orang di segela usia bisa terkena penyakit asam lambung ini. Bahkan bayi pun bisa terkena ketika otot LES (lower esophageal sphincter) masih dalam tahap pertumbuhan. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: halodoc.com, alodokter.com, usu.ac.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X