Hidup Lebih Bahagia yang Jadi Resolusi Tahun Baru Lebih Mudah Tercapai karena Ada Bukti Ilmiahnya

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 30 Desember 2024 | 21:50 WIB
Ilustrasi: Tidur siang dapat memperlambat penyusutan otak seiring bertambahnya usia. (Freepik/Stoccking)
Ilustrasi: Tidur siang dapat memperlambat penyusutan otak seiring bertambahnya usia. (Freepik/Stoccking)

Menurut para peneliti, volume otak orang yang tidak tidur siang secara teratur mengalami penuaan sebanyak 2,6 – 6,4 tahun.

Penulis senior Victoria Garfield, PhD, dari University College of London (UCL), menyebut temuan ini sebagai jawaban mengenai cara manusia menjaga kesehatan otaknya seiring pertambahan usia.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Aturan Tambahan untuk Seleksi PPPK 2024 Tahap 2 bagi Tenaga Non-ASN

Berdasarkan penelitian tersebut, tidur siang 20 – 30 menit dapat meningkatkan produktivitas, kewaspadaan, dan kinerja secara keseluruhan.

4. Belajar memaafkan

Penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan memaafkan, bahkan di tempat kerja, dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas secara keseluruhan.

Sebuah studi menemukan bahwa pekerja yang mempraktikkan hal ini, mengalami lebih sedikit hari sakit serta lebih sedikit masalah kesehatan mental dan fisik. Hal ini yang membuat kita hidup lebih bahagia.

5. Perbanyak rasa syukur

Temukan cara kamu sendiri untuk mengungkapkan rasa syukur. Lakukan dua menit setiap hari selama waktu sebulan, untuk mengubah sikap kamu menjadi lebih optimis.

Baca Juga: Cara Menggunakan Tipe Kepribadian agar Resolusi Tahun Baru Lebih Mudah Tercapai

Optimisme tersebut pada akhirnya dapat meningkatkan tingkat kecerdasan, kreatif, dan energi diri.

Itulah lima cara yang mulai bisa kamu lakukan jika resolusi tahun baru kamu adalah hidup lebih bahagia dan sehat. Jadikan 2025 menjadi tahun yang lebih baik untuk diri kamu sendiri dibandingkan dengan tahun ini. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Newsmax Health

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X