Dari Kurangi Rasa Sakit hingga Turunkan Tekanan Darah, Ini 6 Manfaat Tertawa untuk Kesehatan

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 24 Februari 2025 | 17:45 WIB
Tertawalah selama masih bisa, karena tertawa itu menyehatkan. (Freepik)
Tertawalah selama masih bisa, karena tertawa itu menyehatkan. (Freepik)

Pejuangkantoran.com - Kamu mungkin sering mendengar bahwa tertawa baik untuk kesehatan. Namun, apakah ini hanya kata-kata kiasan atau memang ada alasan ilmiahnya?

Bagi kamu yang skeptis, baca dulu penjelasannya di bawah ini.

  1. Mengurangi rasa sakit

Jika kamu memiliki nyeri artritis, sakit punggung, atau rasa sakit lainnya? Nyalakan TV dan nonton tayangan komedi favorit kamu.

Ini karena tertawa meredakan ketidaknyamanan dengan sangat efektif. Para peneliti dari Turki menemukan bahwa tertawa bisa mengubah rasa sakit sedang menjadi lebih ringan.

Mereka mengatakan bahwa tertawa terbahak-bahak memicu pelepasan serotonin dan endorfin, dua hormon penghilang rasa sakit.

  1. Kurangi risiko menderita pilek

Penelitian Universitas Johns Hopkins menemukan bahwa orang yang menyukai lelucon atau situasi yang lucu, lebih kecil kemungkinannya untuk terkena pilek atau infeksi saluran pernapasan lainnya.

Mengapa? Karena selera humor yang tinggi dapat mengurangi stres, yang meningkatkan produksi antibodi penangkal virus dalam sistem kekebalan tubuh sehingga membantu kamu tetap sehat.

Selain itu, bersantai sambil menikmati acara komedi juga dapat meningkatkan kadar antibodi secara signifikan hanya dalam waktu 20 menit, menurut penelitian dari Albright College.

Para ahli mengatakan, menikmati ketenangan membuat sistem kekebalan tubuh akan bekerja dengan baik sehingga dapat mencegah virus.

Baca Juga: Studi: Duh, Gara-gara Kerja, Orang Mulai Jarang Tertawa

  1. Tidur lebih nyenyak

Para ilmuwan Korea Selatan menemukan bahwa dengan terlibat dalam aktivitas menyenangkan yang membuat kamu tertawa, dapat meningkatkan kegembiraan yang menjadi faktor kunci untuk tidur nyenyak.

Menikmati suasana hati yang ceria saat menjelang waktu tidur, membuat kamu tidak jadi memikirkan hal-hal yang meresahkan sehingga bisa tertidur lelap.

Sebuah tinjauan baru dari University of Virginia menunjukkan bahwa menghabiskan waktu dengan keluarga atau teman juga dapat meningkatkan kualitas tidur.

Ini karena berhubungan dengan orang yang dicintai dapat meredakan kecemasan, yang membantu kamu rileks di malam hari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Yahoo Life

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X