PejuangKantoran.com - Kita semua tahu kerja itu penting buat cari duit, tapi gimana kalau pekerjaan malah bikin stres, mengganggu kehidupan sosial, atau bahkan berisiko buat kesehatan?
Nah, riset terbaru dari Phoenix Health & Safety membahas industri mana yang paling buruk untuk kesejahteraan karyawannya. Hasilnya cukup mengejutkan!
Industri yang paling berdampak buruk buat kesehatan
Kalau kamu kerja di industri arts, entertainment & recreation, hati-hati! Sektor ini dinobatkan sebagai yang paling berdampak buruk buat kesejahteraan karyawannya. Meski dampaknya ke fisik biasa aja, efek ke mental lumayan berat.
Baca Juga: Orang yang Sudah Baca Chat Whatsapp tapi Balasnya Lama Banget Umumnya Punya Kebiasaan Ini
Sebanyak 56% pekerja di bidang ini mengaku sering stres dan cemas karena pekerjaan. Selain itu, 53% bilang kerjaan mereka bikin kehidupan sosial atau keluarga jadi berantakan.
Setelah seni dan hiburan, sektor accommodation & food services alias industri perhotelan dan makanan, serta healthcare & social work alias tenaga kesehatan, berbagi peringkat kedua sebagai pekerjaan yang paling menguras kesehatan.
Industri perhotelan terkenal dengan tekanan kerja tinggi dan jam kerja yang nggak pasti. Nggak heran kalau pekerja di bidang ini rentan stres dan sering kehilangan waktu buat kehidupan sosial.
Sedangkan tenaga kesehatan? Sudah jadi rahasia umum kalau pekerjaan ini penuh tekanan. Bayangkan, 61% karyawan di industri kesehatan mengaku sering merasa cemas dan stres akibat pekerjaannya!
Industri lain yang juga bikin stres
Nggak cuma tiga itu, ada beberapa lagi industri yang paling berdampak buruk buat kesehatan pekerjanya, di antaranya:
Baca Juga: Jaga Stabilitas Kinerja, BRI Catat Laba Bersih Konsolidasi Sebesar Rp60,64 Triliun pada 2024
Informasi & komunikasi
Listrik, gas, dan energi
Konstruksi
Administrasi & layanan pendukung
Pendidikan
Manufaktur
Keuangan & asuransi
Yang menarik, pekerja di sektor listrik, gas, dan energi mungkin paling jarang mengalami stres (cuma 16%), tapi justru kehidupan sosial mereka paling terganggu!
Sekitar 73% dari mereka bilang pekerjaan bikin mereka kehilangan banyak waktu bersama keluarga dan teman.
Artikel Terkait
Masuk Deretan Perusahaan Elite di Asia-Pasifik 2025, Bukti Keberhasilan BRI Menjaga Resiliensi Kinerja
Jangan Ragu Kasih Hadiah Cokelat ke Pasangan Saat Valentine's Day Asal Cokelat Hitam Ya! Ini Alasannya!
Istana Tepis Maraknya PHK Massal Imbas Efisiensi Anggaran: Hanya Kontrak yang Berakhir
Telusuri Detail Anggaran, Prabowo Menilai Kegiatan Seremonial dan Perjalanan Dinas Tidak Substansial
3 Keterampilan Wajib di 2025 untuk Mendapatkan Gaji Lebih Tinggi, dan Bisa Kamu Pelajari!
Kemendikbudristek Tekankan Pentingnya Literasi Data bagi Generasi Muda
Sri Mulyani Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Pengaruhi Honorer, UKT, dan Beasiswa KIP