Pejuangkantoran.com – Memilih sepatu lari tak hanya mempertimbangkan jenis lari yang akan kamu jalani, apalagi sekadar brand dan looks-nya. Namun yang juga sangat penting dan mendasar adalah pertimbangkan jenis kakimu.
Secara umum, ada tiga jenis kaki yang ditentukan oleh tinggi-rendahnya lengkungan (arch) kaki. Lengkungan kaki adalah lengkungan alami yang terbentuk oleh tulang dan jaringan di bagian tengah telapak kaki, antara tumit dan bola kaki.
Lengkungan ini berfungsi sebagai peredam kejut saat berjalan, berlari, atau melompat, dan membantu mendistribusikan berat tubuh secara merata.
Ada tiga jenis kaki berdasarkan lengkungan kaki, yaitu normal arch (lengkungan normal), flat arch (kaki datar), dan high arch (lengkungan tinggi).
Baca Juga: Komponen dan Terminologi Penting yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Membeli Sepatu Lari yang Tepat
Berdasarkan Lengkungan Kaki
Penjelasan dan rekomendasi sepatu berdasarkan jenis kaki, adalah sebagai berikut:
- Flat Feet (Kaki Datar)
- Ciri: Nyaris tidak ada lengkungan. Seluruh telapak menyentuh tanah.
- Masalah Umum: Overpronation (telapak kaki bergulir terlalu ke dalam saat berlari).
- Sepatu yang Cocok:
- Motion Control Shoes atau Stability Shoes.
- Memiliki bantalan yang stabil di bagian dalam untuk mengontrol gerakan kaki.
- Normal Arch (Lengkungan Normal)
- Ciri: Ada lengkungan sedang di tengah telapak kaki.
- Masalah Umum: Biasanya seimbang, tapi bisa mengalami sedikit pronation.
- Sepatu yang Cocok:
- Stability Shoes.
- Memberikan dukungan moderat dan bantalan seimbang.
- High Arch (Lengkungan Tinggi)
- Ciri: Lengkungan tinggi, bagian tengah kaki tidak menyentuh tanah.
- Masalah Umum: Supinasi (telapak kaki cenderung bergulir ke luar).
- Sepatu yang Cocok:
- Cushioned atau Neutral Shoes.
- Memberikan bantalan tambahan untuk menyerap guncangan.
sepaBaca Juga: Rekomendasi Ahli 10 Sepatu Lari Terbaik untuk Tahun 2025. Jangan Salah Pilih!
Berdasarkan Jejak Kaki Basah
Selain itu, kamu juga bisa mempertimbangkan memilih sepatu berdasarkan foot shape. Foot shape bisa dilihat dari sidik kaki basah yang menempel di permukaan. Ini adalah bekas jejak tapak kaki yang terlihat pada area datar.
- Pronator: Kaki cenderung masuk ke dalam saat melangkah.
- Sepatu yang Cocok: Stability atau Motion Control.
- Supinator: Kaki cenderung mengarah ke luar saat melangkah.
- Sepatu yang Cocok: Neutral/Cushioned dengan fleksibilitas tinggi.
- Netral: Kaki bergerak seimbang.
- Sepatu yang Cocok: Neutral atau Stability, tergantung preferensi.
Contoh Brand Sepatu
Contoh-contoh brand sepatu dan seri berdasarkan jenis sepatunya:
- Motion Control Shoes: Brooks Beast atau Ariel, Asics GT-4000, New Balance 940, Mizuno Wave Horison, Hoka Gaviota).
- Stability Shoes: Asics Gel-Kayano, Brooks Adrenaline GTS, Saucony Guide, New Balance 860, Nike Structure, Hoka Arahi.
- Cushioned atau Neutral Shoes: Asics Gel-Nimbus, Brooks Ghost, Nike Peagsus, Saucony Ride, New Balance 1080, Hoka Clifton, Mizuno Wave Rider, On Running Cloudflyer atau Cloudswift.
***
Artikel Terkait
Tips Cara Memilih Sepatu Lari Yang Tepat Supaya Kakimu Terhindar Dari Cedera
Sepatu Lari Dengan Carbon Plate Malah Bisa Membuat Cedera. Ini Penjelasan Dari Dokter Spesialis Kedokteran Olah Raga.
Berbagai Tipe Running Shoes (Sepatu Lari), Jangan Salah Pilih dan Asal Beli Yang Termahal
10 Camilan Usai Lari yang Disarankan oleh Sport Nutritionist yang Wajib Kamu Coba
Lakukan Aktivitas Lari Ringan Selama 10 Menit Setiap Hari dan Rasakan Manfaatnya
Jangan Sepelekan BAB Sebelum Lari Karena Hal Ini Sangat Memengaruhi Performa Kamu
Butuh Pelatih Lari atau Running Coach yang Kompeten? Pahami Dulu Tugas-Tugas Mereka Berikut Ini!