Siapa yang Berisiko Dead Butt Syndrome dan Cara Mengatasinya

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Senin, 12 Mei 2025 | 11:10 WIB
Boleh atau tidak mendengarkan musik saat kerja di kantor? (Freepik)
Boleh atau tidak mendengarkan musik saat kerja di kantor? (Freepik)

PejuangKantoran.com - Dead Butt Syndrome (DBS) adalah kondisi yang sering diabaikan namun dapat memengaruhi kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari.

Dengan kesadaran dan perubahan gaya hidup sederhana, kamu bisa mencegah atau mengatasi DBS. Mulailah dengan bergerak lebih aktif, memperkuat otot gluteus, dan menjaga postur tubuh yang baik. Kesehatan tubuh dimulai dari kebiasaan kecil yang konsisten.

Baca Juga: Ada Apa Nih? Microsoft Larang Karyawannya Pakai Aplikasi AI dari China, DeepSeek!

Siapa yang Berisiko?
Siapa saja bisa terkena DBS, tetapi risiko meningkat bagi mereka yang:​

Bekerja di meja atau duduk lama setiap hari.

Jarang berolahraga atau tidak rutin bergerak.

Berprofesi sebagai pelari atau atlet tanpa latihan penguatan otot gluteus.

Tidur miring dalam posisi yang menekan pinggul secara berulang.​

Baca Juga: Foot Strike, Mekanika Berlari yang Harus Kamu Pelajari Supaya Larimu Aman dan Nyaman

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gejala DBS bisa muncul secara perlahan dan sering tidak disadari. Beberapa tanda yang umum antara lain:

Nyeri atau ketegangan pada punggung bawah, pinggul, atau lutut.

Kesulitan atau rasa tidak nyaman saat melakukan gerakan seperti jembatan panggul (glute bridge).

Kelemahan otot gluteus saat berjalan atau berlari.​

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Real Simple

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X