Lakukan Strength Training Karena Tak Hanya Memberimu Tubuh yang Bagus Tapi Juga Manfaat Kesehatan Lainnya

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Kamis, 26 Juni 2025 | 12:15 WIB
Strength training tak hanya meningkatkan bentuk tubuh namun juga meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani. (Freepik)
Strength training tak hanya meningkatkan bentuk tubuh namun juga meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani. (Freepik)

Pejuangkantoran.com – Selain latihan atau olah raga yang bisa membangun endurance (daya tahan, seperti lari, bersepeda, atau renang), latihan/olah raga berikut ini juga sebaiknya kamu lakukan berselang-seling dengan latihan endurance.

Strength training atau latihan beban adalah latihan yang juga sebaiknya kamu lakukan. Ini adalah jenis latihan fisik yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot, daya tahan otot, serta kepadatan tulang.

Strength training ini pada dasarnya bertujuan untuk:

  • Meningkatkan kekuatan otot;
  • Menambah massa otot (hipertrofi);
  • Meningkatkan metabolisme tubuh (karena otot membakar lebih banyak kalori);
  • Mengurangi risiko cedera, terutama seiring bertambahnya usia;
  • Memperbaiki postur tubuh dan stabilitas sendi;
  • Meningkatkan performa olahraga dan aktivitas harian.

Baca Juga: Berniat Menurunkan Berat Tubuh Secara Signifikan? Lakukan Latihan dengan Metode MAF Training!

Seperti yang kamu tahu, otot yang kuat bisa membantu aktifitas harian dengan efisien, misal angkat barang, naik tangga, berjalan kaki, dan sebagainya. Lalu meningkatkan kestabilan sendi dan mencegah cedera.

Dengan otot yang kuat, maka postur tubuhmu juga menjadi lebih baik, menunjang performa olah raga, serta ketika usia lanjut membuatmu bisa mandiri.

Sementara, massa otot berfungsi menjadi “mesin pembakar kalori” yang aktif. Menjaga komposisi tubuh yang ideal, lebih ramping dan lebih sehat.

Mengurangi risiko kehilangan otot karena penuaan (sarcopenia), melindungi tulang dan sendi, serta meningkatkan kekuatan fungsional dalam jangka panjang.

Metabolisme tubuh yang sehat dan baik bisa menentukan banyaknya kalori yang dibakar tubuh saat istirahat, memengaruhi berat badan dan energi harian.

Dan dengan metabolisme tubuh yang sehat maka pengaturan gula darah juga menjadi lebih baik, energi lebih stabil, serta risiko penyakit metabolic menjadi lebih rendah.

Baca Juga: Bagi Pemula MAF Training Fokus Membangun Fondasi Aerobik dan Melarang Latihan di Zona Anaerobik. Mengapa?

Strength training secara umum akan menggunakan beban eksternal. Dan beban ini bisa dalam berbagai bentuk, yaitu:

  • Berat badan sendiri (bodyweight): push-up, squat, plank;
  • Beban bebas: dumbbell, barbell, kettlebell;
  • Mesin beban di gym;
  • Resistance band (karet tahanan).

Strength training bagi pemula bisa dilakukan 2 – 3 kali dalam sepekan serta fokus pada gerakan dasar komprehensif (compound movements): squat, push-up, row, lunge.

Lakukan selalu pemanasan sebelum memulai latihan. Lakukan dengan yeknik yang benar. Peningkatan beban secara bertahap (progressive overload).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X