Ini Alasan Mengapa Harus Break Time Jam 3 Sore. Begini Cara Memaksimalkan Istirahat Kamu!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 2 September 2025 | 09:07 WIB
Ilustrasi: Kalau fokus menurun dan mata mulai berat, sebaiknya break jam 3 sore buat ngopi dulu. (Freepik/Prostooleh)
Ilustrasi: Kalau fokus menurun dan mata mulai berat, sebaiknya break jam 3 sore buat ngopi dulu. (Freepik/Prostooleh)

PejuangKantoran.com - Hari kerja sering terasa panjang bagi banyak orang. Setelah makan siang, energi biasanya mulai berkurang dan fokus menurun. Ini biasa terjadi terutama saat memasuki pukul 3 sore.

Break jam 3 sore, meskipun singkat, sangat penting karena menjadi cara efektif untuk menjaga semangat, produktivitas, dan keseimbangan di tengah kesibukan kerja.

 

Namun Zara Easton, pakar karir LinkedIn UK, menjelaskan bahwa istirahat sore sebaiknya mengikuti ritme alami tubuh. Istirahat ini bukan berarti berhenti total, melainkan memberi waktu untuk mengisi ulang energi.

Baca Juga: Warga ASEAN Tunjukkan Solidaritas, Kirim Makanan via Grab untuk Pengemudi Ojol Indonesia

Bisa dengan menikmati teh hangat, camilan ringan, atau memejamkan mata sebentar, yang sudah cukup membantu menenangkan pikiran, meredakan stres, dan membuat fokus kembali.

Bahkan hanya 10 – 15 menit sudah bisa berdampak besar untuk sisa hari. Manfaat istirahat kecil ini juga terasa pada kesehatan jangka panjang.

Tubuh yang terbiasa mendapat jeda memiliki daya tahan lebih baik terhadap stres sehingga terhindar dari rasa lelah berlebihan. Break jam 3 sore, di tengah padatnya aktivitas, juga membuat pekerjaan terasa lebih terkendali dan tidak terlalu menguras tenaga.

Cara memaksimalkan istirahat pukul 15.00

1. Gerakkan tubuh

Baca Juga: Jerome Polin Pimpin Kreator Konten Ajukan “17+8 Tuntutan Rakyat” untuk Pemerintah. Ini Isinya!

Kalau fokus menurun, lebih baik tinggalkan meja kerja sejenak. Luangkan waktu untuk berjalan santai, atau melakukan peregangan badan sederhana.

Gerakan kecil ini membuat peredaran darah lebih lancar dan otot tidak kaku karena terlalu lama duduk. Ide segar juga lebih mudah muncul ketika tubuh diberi ruang bernapas, bukan saat terus menatap layar.

2. Jeda dari layar

Mengistirahatkan mata dan pikiran penting dilakukan agar terhindar dari kelelahan digital.
Matikan notifikasi selama beberapa menit untuk memberi kesempatan diri benar-benar merasa tenang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: stylist.co.uk

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X