Pejuangkantoran.com – Generasi Milenial dan Gen Z saat ini banyak yang meganut gaya hidup sober atau sober lifestyle.
Ini adalah gaya hidup di mana seseorang memilih untuk tidak mengonsumsi alkohol, obat-obatan, atau zat lain yang dapat memengaruhi kesadaran. Plus, menjalani hidup dengan kesadaran penuh (mindful), sehat, dan seimbang.
Pada intinya, gaya hidup ini menuntut seseorang menjadi bahagia tanpa harus tergantung pada zat-zat adiktif. Caranya adalah dengan melakukan sosialisasi atau melepas stres.
Orang-orang yang menganut sober lifestyle pada prinsipnya ingin menjaga kesehatan fisik dan mental, self-awareness, hubugan sosial yang baik tanpa zat adiktif, dan menghindari kebiasaan impulsif atau pelarian emosional.
Sober lifestyle tak hanya menghindari minuman beralkohol dan zat adiktif lainnya, namun mereka fokus pada kegiatan seperti olah raga yang teratur (lari, yoga, bersepeda, padel), tidur cukup, makanan sehat, dan meghindari lingkungan yang memicu penggunaan zat adiktif.
Sulitkah memulai gaya hidup sober?
Ini bukan soal sulit atau tidaknya untuk memulai sober lifestyle. Untuk memulainya membutuhkan niat dan kesadaran penuh untuk membangun gaya hidup ini.
Membangun kesadaran baru tentang bagaimana kamu ingin hidup dan merasa lebih sehat secara menyeluruh. Tentu saja harus ada langkah-langkah realistis agar kamu lebih fokus dan terarah dalam memulai menjalaninya.
Baca Juga: Sober Lifestyle, Gaya Hidup Sehat yang Disukai Gen Z. Apa dan Bagaimana Cara Menjalaninya?
Berikut langkah-langkah realistis dan bertahap untuk memulainya:
- Tentukan alasan pribadimu
Tanyakan dengan jujur pada diri sendiri: “Kenapa saya ingin menjalani hidup tanpa alkohol?”
Bisa karena:
- ingin tidur lebih baik;
- ingin mengurangi stres tanpa pelarian;
- ingin merasa lebih fokus dan produktif;
- atau sekadar ingin tahu seperti apa hidup yang lebih jernih.
Catat alasan itu untuk jadi pengingat ketika kamu tergoda untuk kembali ke kebiasaan lama.
- Mulai dengan eksperimen kecil
Tidak harus langsung berhenti total. Coba strategi berikut ini:
Artikel Terkait
Ketika Kolega Kantor Alami Masalah Mental Health, Lakukan 6 Langkah Ini Sebagai Teman Atau Atasan
Pekerja Kantoran Wajib Tahu, 3 Faktor Utama yang Memengaruhi Kesehatan Mental
Bekerja tanpa Drama, Ini Ciri-Ciri Lingkungan Kerja yang Sehat dan Bikin Karyawan Betah Bekerja
6 Strategi Melakukan Job Hugging Yang Sehat Supaya Kamu Tetap Kompetitif dan Waras
Hidup Aktif di Tengah Kursi Kantor: Panduan Sehat untuk Pejuang 9-to-5