Pejuangkantoran.com – Pandemi memang benar-benar mengubah semua aspek hidup secara menyeluruh. Tak hanya budaya digital yang makin kental, budaya hidup sehat juga makin menguat, terutama di kalangan Generasi milenial dan Gen Z.
Budaya ini kerap disebut sebagai sober lifestyle. Sober lifestyle adalah gaya hidup di mana seseorang memilih untuk tidak mengonsumsi alkohol, obat-obatan, atau zat lain yang dapat memengaruhi kesadaran.
Namun, dalam perkembangannya, istilah ini tidak hanya soal “tidak minum atau tidak memakai zat terlarang”, tapi juga tentang menjalani hidup dengan kesadaran penuh (mindful), sehat, dan seimbang.
Gaya hidup ini pada intinya adalah menjadi bahagia tanpa harus tergantung pada zat-zat adiktif, melakukan sosialisasi, atau melepas stres.
Fokusnya tak hanya pada pantangannya, namun juga pada pemulihan, kejernihan pikiran, dan kualitas hidup.
Baca Juga: Coffee Rave, Tren Baru Party yang Sehat Tanpa Harus Ada Alkohol dan Hangover Esok Harinya
Orang dengan gaya hidup sober pada dasarnya ingin:
- Menjaga kesehatan fisik dan mental;
- Meningkatkan kesadaran diri (self-awareness);
- Memperbaiki hubungan sosial tanpa pengaruh zat adiktif;
- Menghindari kebiasaan impulsif atau pelarian emosional.
Orang-orang yang menjalani gaya hidup sober pada umumnya tidak akan minum minuman mengandung alkohol, lebih menyukai kegiatan yang tidak berpusat pada minuman (hiking, lari, bersepeda, yoga, coffee rave, padel, dan olah raga pada umumnya), tidur yang cukup, makan yang sehat, olah raga teratur, dan menghindari lingkungan atau situasi yang memicu mengonsumsi zat adiktif.
Awal mula sober lifestyle bisa ditelusuri dari dua arah besar, yaitu akar historisnya dalam gerakan pemulihan (recovery movement), dan kebangkitan ulangnya dalam tren gaya hidup modern yang menolak budaya mabuk atau “party hard”.
Baca Juga: Ini Alasan Tidur Sebelum Tengah Malam Bisa Bikin Hidup Kamu Lebih Sehat dan Produktif
Berikut penjelasannya:
Akar historis: Gerakan pemulihan dari kecanduan (abad ke-20)
Pada 1930an muncul gerakan Alcoholics Anonymous (AA) di Amerika Serikat, yaitu komunitas dukungan bagi orang yang ingin berhenti minum alkohol.
Dari sinilah awal mula istilah istilah sober (yang arti harfiah “tidak mabuk”) mulai bermakna lebih luas, yaitu hidup dengan kesadaran, tanggung jawab, dan keseimbangan emosional.
Artikel Terkait
Aktif Olah Raga dan Gaya Hidup Sehat Tapi Berisiko Kena Penyakit Jantung? Ini Faktor-faktornya!
5 Kategori Olah Raga Yang Tidak Aman Bagi Jantung yang Wajib Kamu Hindari!
Jangan Makan 5 Hidangan Ini Saat Makan Malam, Agar Tidur Lebih Nyenyak dan Badan Lebih Sehat
Alpukat: Sayuran Utama untuk Jantung Sehat Menurut Kardiolog
Matcha Makin Digemari oleh Gen Z dan Millenial. Bakal Menggantikan Posisi Kopi? Simak Perbandingannya!
Fakta Bahwa Stres Bisa Meningkatkan Gula Darahmu dan Apa yang Harus Kamu Lakukan