Pejuangkantoran.com – Memahami mental health diri sendiri itu sangat penting. Ini karena antara otak dan tubuh itu terkait erat. Ketika kamu merasa sehat secara mental, maka ada kecenderungan kamu ingin melakukan aktivitas.
Tak hanya mempunyai energi yang melimpah, namun ketika dalam kondisi ini kamu juga akan cenderung lebih bisa menikmati aktivitas yang kamu lakukan. Begitu pun sebaliknya.
Kesehatan mental adalah topik yang luas dan kompleks sehingga sulit untuk mengetahui dari mana harus memulai untuk memahami kesehatan mental diri kamu sendiri.
KIta mulai dari definisi kesehatan mental. Menurut World health Organization (WHO), kesehatan mental adalah suatu keadaan sejahtera di mana individu menyadari kemampuannya sendiri, dapat mengatasi tekanan hidup normal, dapat bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya.
Bagi kamu pekerja kantoran, memahami kesehatan mental (mental health) itu sangat epnting. Tekanan kerja, tuntutan target dan performa, hingga rutinitas yang cenderung monoton bisa berdampak besar pada kesejahteraan psikologi.
Yang perlu dipahami dalam kesehatan metal bagi pekerja kantoran adalah, bahwa:
- Stres karena kerja itu wajar, namun harus dikelola
- Work-life balance itu kunci.
- Kenali tanda gangguan mental sejak awal.
- Lingkungan kerja yang sehat berpengaruh besar.
- Mencari bantuan bukan berarti kamu lemah.
- Pola hidup juga menentukan.
- Komunikasi yang sehat dengan rekan kerja dan atasan.
Baca Juga: Lingkungan Kerja yang Mendukung Kesehatan Mental Harus Diusahakan oleh Semua yang Terlibat
Faktor Yang Memengaruhi
Kesehatan mental itu bisa dianggap sebagai sebuah kontinum, sebuah proses yang terus berjalan namun secara perlahan akan terus berubah.
Apa yang memengaruhi posisi kita dalam kontinum ini dan apa yang dapat kita lakukan untuk memperbaikinya? Ada 3 area yang dapat kita jelajahi, yaitu:
- Faktor Biologis
Termasuk genetika, kimia otak, hormon, dan kondisi fisik (seperti gangguan tiroid, cedera otak, atau masalah neurologis). Misalnya, ketidakseimbangan neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin dapat memicu depresi atau gangguan kecemasan. - Faktor Psikologis
Ini mencakup pola pikir, kepribadian, cara menghadapi stres, serta pengalaman masa kecil (trauma, kekerasan, pengabaian). Orang dengan harga diri rendah atau pola pikir negatif cenderung lebih rentan terhadap masalah kesehatan mental. - Faktor Sosial dan Lingkungan
Termasuk hubungan interpersonal (keluarga, teman, pasangan), tekanan pekerjaan, kondisi ekonomi, stigma sosial, serta lingkungan tempat tinggal. Misalnya, isolasi sosial atau bullying bisa sangat memengaruhi kesehatan mental.
Semua faktor ini saling berinteraksi, dan gangguan kesehatan mental sering kali muncul akibat kombinasi dari ketiganya, bukan hanya satu faktor saja. ***
Artikel Terkait
Metode TikTok Ini Bisa Meningkatkan Produktivitas dan Mental Health Kamu
Manusia Butuh 4 Pelukan per Hari Demi Bertahan Hidup dan Jaga Kesehatan Mental !
Meski Sibuk, Jangan Lupa Jaga Kesehatan Mental Biar Nggak Stres!
Kenapa Kesehatan Mental di Tempat Kerja itu Penting?
6 Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja
Soal Kesehatan Mental Karyawan, Dukungan Atasan Cukup Sebatas Dampak Masalah pada Pekerjaan