Pejuangkantoran.com – Tentu kamu cukup sering mendengar orang yang berkata seperti “Duh, gua ngerasa inscure nih, si anak baru udah datang!” Atau “Aku nggak mau ikut ah, aku ngerasa insecure kalau berada di tempat ramai kayak gitu!” Dan sebagainya.
Perasaan inscure adalah kondisi emosional ketika seseorang merasa tidak aman, tidak yakin pada diri sendiri, atau merasa kurang dibandingkan dengan orang lain.
Insecure bukan sekadar kurang percaya diri; ini bisa jadi kombinasi dari ketakutan, keraguan, dan kecemasan yang membuat seseorang merasa dirinya tidak cukup baik.
Ini adalah rasa tidak aman secara psikologis, seolah ada sesuatu yang salah dengan diri sendiri atau merasa tidak mampu menghadapi situasi tertentu.
Insecure bisa muncul pada berbagai aspek, seperti penampilan, kemampuan, status sosial, pekerjaan, hingga hubungan.
khawatirBaca Juga: Jangan Cuma Merasa Khawatir, Mulai Antisipasi dengan Langkah Proaktif Ini untuk Hadapi Ancaman PHK
Ciri-ciri umum seseorang yang merasa insecure
- Sering merasa tidak cukup baik.
- Takut dinilai atau dikritik oleh orang lain.
- Sering membandingkan diri dengan orang lain.
- Meragukan keputusan atau kemampuan sendiri.
- Butuh validasi atau pengakuan eksternal.
- Merasa cemas dalam situasi sosial.
- Mengira orang lain lebih sukses, lebih pintar, atau lebih menarik.
Penyebab perasaan insecure
Ada sejumlah faktor yang menjadi pemicu munculya perasaan insecure, yaitu:
- Pengalaman masa lalu (misal sering dikritik, di-bully, atau gagal).
- Pola asuh yang terlalu mengontrol atau tidak memberi dukungan.
- Perbandingan sosial, terutama melalui media sosial.
- Tuntutan lingkungan kerja atau sosial yang tinggi.
- Perfeksionisme (merasa harus selalu sempurna).
- Kurangnya self-compassion (tidak ramah pada diri sendiri).
Baca Juga: Pria yang Insecure dengan Jabatannya Sering Flirting Di Kantor demi Kemajuan Kariernya
Perasaan insecure ini bisa kita jumpai di mana saja, mulai dari soal penampilan diri, karier, hubungan, dan sebagainya.
Misal, seorang karyawan merasa tidak layak mendapat promosi meskipun kinerjanya bagus. Atau seseorang yang selalu ketakutan akan ditinggalkan pasangannya meskipun tidak ada tanda-tanda ke arah sana. Dan sebagainya.
Perasaan insecure ini wajar. Semua orang pernah merasa insecure. Seperti yang disampaikan oleh American Psychological Association (APA) dalam APA Dictionary of Psychology.
Menurut APA, insecurity adalah perasaan tidak pasti, cemas, atau kurang percaya diri… sering dianggap sebagai keadaan emosional yang normal ketika menghadapi ancaman atau keraguan diri.
Artikel Terkait
Jangan Selalu Overthinking, Ini Cara Mengatasi Rasa Takut Dikritik
Kelompok Usia 20-30 Tahun Paling Khawatir Tak Dapat Pekerjaan
Mengapa Karyawan Harus Berhenti Mengkhawatirkan AI dan Fokus pada Reskilling untuk Memanfaatkannya
Jangan Normalisasi dan Sepelekan Overthinking. Kenali Gejala-Gejalanya Demi Kesehatanmu!
Bagi Yang Supersibuk, Terapkan Teknik Tidur R90 ala Pemain Elit Liga Sepak Bola Eropa Untuk Kulitas Tidur Terbaik
Terkadang Feedback Hanya Berisi Ungkapan Perasaan Pribadi dari Atasan. Bisakah Menolaknya?