Waspada Pancaroba Menjelang Libur Akhir Tahun: Jaga Imun dan Mood Tetap Prima

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Rabu, 17 Desember 2025 | 08:01 WIB
Migrain adalah salah satu sakit kepala yang lebih banyak dijumpai pada perempuan. (Freepik)
Migrain adalah salah satu sakit kepala yang lebih banyak dijumpai pada perempuan. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Menjelang akhir tahun dan periode cuti bersama Desember 2025, Indonesia kembali dihadapkan pada kondisi cuaca yang tak menentu. Meski seharusnya sudah memasuki musim hujan, kenyataannya sebagian wilayah masih berada dalam fase musim pancaroba, masa peralihan yang kian sulit diprediksi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa dalam beberapa tahun terakhir, durasi pancaroba menjadi semakin panjang dan batas antara musim kemarau dan musim hujan kian kabur.

Kondisi ini bukan hanya berdampak pada aktivitas harian, tetapi juga berpengaruh langsung pada daya tahan tubuh. Intensitas cuaca ekstrem yang berganti-ganti, panas terik, hujan deras, hingga angin kencang, menuntut tubuh untuk terus beradaptasi.

Jika tidak diimbangi dengan kesiapan fisik yang baik, sistem imun bisa melemah dan risiko jatuh sakit meningkat, tepat di saat banyak orang bersiap menikmati libur sekolah dan akhir tahun.

Baca Juga: Alma Ariella Tsany Si Peraih Medali Emas Panjat Tebing di SEA Games 2025: Muda dan Bermental Juara!

Andry Mahyudi, Head of Business Upper Respiratory & Women Health, Public Relations PT Bintang Toedjoe, mengungkapkan bahwa musim pancaroba kerap menjadi periode rawan kesehatan. Tubuh tidak hanya disibukkan oleh aktivitas sehari-hari, tetapi juga dipaksa beradaptasi cepat terhadap perubahan cuaca yang drastis, sehingga risiko kelelahan dan penurunan imun menjadi lebih besar.

Hal senada disampaikan oleh dr. Ikram Syah Maulana, dokter umum sekaligus health influencer. Menurutnya, dampak paling umum dari pancaroba adalah meningkatnya gangguan saluran pernapasan, seperti batuk dan flu, akibat mudahnya penyebaran virus dan bakteri.

Selain itu, kondisi panas ekstrem yang muncul di sela musim hujan juga berpotensi menyebabkan dehidrasi berat, bahkan dapat berujung pada syok hipovolemik, kondisi medis darurat ketika tubuh kehilangan terlalu banyak cairan sehingga organ vital kekurangan pasokan darah.

Di tengah keterbatasan ruang gerak akibat cuaca, menjaga kesehatan fisik dan mental menjadi kunci utama. dr. Ikram menekankan pentingnya tetap aktif bergerak, meski sebagian besar aktivitas dilakukan di dalam ruangan.

Salah satu pilihan yang mudah dan menyenangkan adalah aktivitas dance ringan selama 15 menit. Gerakan sederhana yang dilakukan secara rutin terbukti membantu menjaga kesehatan kardiovaskular sekaligus memperbaiki suasana hati.

Baca Juga: Ini Alasan-alasan Mengapa Smartwatch Kamu Wajib Punya Fitur Sistem Navigasi Satelit GNSS!

Aktor dan penari profesional Ara Ajisiwi menambahkan bahwa dance bukan hanya bentuk ekspresi artistik, tetapi juga olahraga yang efektif dan fleksibel. Berbeda dengan olahraga luar ruang seperti lari, dance dapat dilakukan di dalam ruangan, sehingga lebih aman dari paparan cuaca ekstrem. Dengan iringan musik upbeat dan dilakukan bersama teman atau keluarga, dance menjadi aktivitas yang menyehatkan sekaligus menyenangkan, cara sederhana untuk menjaga paru-paru, jantung, dan kesehatan mental.

Tak dapat dimungkiri, musim pancaroba juga berpotensi memicu stres akibat rutinitas yang terganggu dan tubuh yang mudah lelah. Karena itu, memilih olahraga yang fun dan bisa dilakukan secara konsisten menjadi penting. Aktivitas fisik yang terasa ringan dan menyenangkan cenderung lebih mudah dijadikan kebiasaan jangka panjang.

Selain menjaga pola hidup aktif, dukungan dari bahan alami juga dapat membantu tubuh tetap tangguh. dr. Ikram menyarankan pemanfaatan kandungan antiinflamasi alami seperti jahe merah dan daun lagundi, yang dikenal membantu meredakan batuk dan napas pendek. Kandungan herbal ini relatif lebih mudah dicerna tubuh, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X