"Memberitahu seorang pekerja bangunan atau petani untuk mengurangi waktu duduk bisa jadi memberikan nasihat yang tidak hanya tidak membantu, tetapi justru berpotensi merugikan.
"Duduk, bagi orang-orang tersebut, sama sekali bukanlah bentuk kemalasan," begitu penjelasan dalam studi tersebut.
Duduk terlalu lama tetap berbahaya
Meski begitu, temuan ini bukan mendorong masyarakat umum atau orang kantoran boleh langsung malas-malasan dan sengaja duduk lebih lama, ya.
Baca Juga: 1 dari 5 Lulusan Baru Melamar Lebih dari 100 Lowongan Kerja, Bukti Kecemasan yang Meningkat!
Dalam studi yang sama, orang yang duduk selama delapan jam atau lebih sehari tetap menunjukkan risiko kematian akibat penyakit jantung yang lebih tinggi.
Studi ini justru mengingatkan para ahli kesehatan agar tidak menyamaratakan semua orang dalam membuat imbauan. Kita harus melihat gambaran utuh dari apa yang dilakukan seseorang sepanjang hari.
Bagaimanapun, kebutuhan tubuh seorang pekerja kantoran tentu tidak bisa disamakan dengan seorang petani yang sudah kelelahan di sawah.
Artikel Terkait
Survei: Anak Muda Sekarang Nggak Akan Mandiri Secara Finansial sampai Usia 26 Tahun
Setelah 144 Tahun, Sagrada Familia Akhirnya Mencapai Tonggak Bersejarah
5 Fakta Unik Kelolosan Meksiko ke 32 Besar Piala Dunia 2026: Tuah Guadalajara hingga "Kutukan" Babak Gugur
Tetap Semangat Gen Z! Kini Kita Punya Masa Tunggu 19,8 Bulan Setelah Lulus Sebelum Mendapat Pekerjaan Pertama Kita
Qatar Kena Batunya, Drama Guling-Guling yang Sirna! Qatar Dihancurkan Fisik Kanada
Nggak Ada Waktu Jangan Halangi Niat Olahraga Jangan Malas Berolahraga, Kenalan sama Micro-Workouts, Tren Olahraga Kilat 5 Menit
Tersentuh dengan Filmnya, Rizky Febian Gubah Ulang Lagu Ciptaannya untuk OST 'Jangan Buang Ibu'