Tanda yang sering muncul, misal tidak bisa membaca buku 20–30 menit tanpa memeriksa ponsel, sulit fokus dalam rapat, belajar, atau bekerja, atau terus memikirkan pesan atau notifikasi yang mungkin masuk.
Gangguan lain adalah gangguan tidur. Ini adalah salah satu dampak yang paling sering ditemukan dalam penelitian tentang penggunaan smartphone berlebihan. Misal, menaruh ponsel di samping bantal setiap malam, kerap terbangun untuk mengecek notifikasi, hingga langsung meraih ponsel begitu membuka mata serta sulit tidur karena terus menggulir media sosial.
Pada sejumlah orang gejala nomophobia sampai menunjukkan gejala fisik, seperti jantung berdebar, berkeringat, tangan gementar, sulit berkonsentrasi, otot tegang, dan gejala-gejala yang mirip dengan respons kecemasan pada umumnya.
Nomphobia bisa terjadi karena:
Baca Juga: Orang yang FOMO dan Berkepribadian Dark Triad Cenderung Menggunakan Ponsel Saat Mengemudi
- Fear of Missing Out (FOMO)
FOMO adalah ketakutan tertinggal berita, tidak bisa mengetahui atau menikuti percakapan grup, dan lain sebagainya.
- Kebutuhan Akan Koneksi Sosial
Bagi banyak orang, ponsel bukan sekadar alat komunikasi tetapi juga sarana bersosialisasi, identitas digital, tempat menyimpan kenangan, alat kerja. Sehingga ketika akses ke ponsel hilang akan muncul rasa kehilangan control.
- Sistem Hadiah Otak
Notifikasi, pesan baru, dan "like" di media sosial dapat memicu pelepasan dopamin, neurotransmiter yang berhubungan dengan rasa senang dan penghargaan.
Akibatnya, muncul kebiasaan mengecek ponsel berulang kali dan terbentuk pola perilaku yang menyerupai kecanduan.
- Ketergantungan Fungsional
Tak hanya untuk komunikasi ponsel digunakan juga navigasi, banking, belanja, huburan, pekerjaan, dan sebagainya. Semakin banyak fungsi yang bergantung pada ponsel, maka semakin besar potensi kecemasan saat ponsel tidak tersedia.
Secara umum, pengguna ponsel/smartphone berisiko, namun dari penelitian-penelitian, tingkat nomophobia lebih tinggi pada remaja dan dewasa muda, pengguna media sosial yang sangat aktif, pekerja yang selalu terhubung, individu yang menghabiskan banyak jam per hari menggunakan smartphone, dan orang dengan tingkat kecemasan tinggi. ***
Artikel Terkait
6 Tanda Kamu Dewasa Soal Uang di Usia 20-an, Catat: Yang Penting Nggak Gampang FOMO!
Tidur Dengan Ponsel Dekat Kepala Tidak Memicu Kanker, Namun Awas Bahaya-Bahaya Lain Mengancam!
Awas, Kelamaan Menatap Laptop Atau Ponsel Bisa Berakibat Buruk. Lakukan Ini Agar Mata Kamu Tetap Sehat!
Gaya Hidup Minimalis Digital: Ucapkan Selamat Tinggal pada Smartphone dan Kembali ke Ponsel Jadul
7 Fitur yang Bakal Jadi Andalan Smartphone Flagship di Tahun 2026. Apa yang Menjadi Fitur Utamanya?