Real Simple mengutip ahli diet Annamarie Rodriguez yang menjelaskan bahwa perubahan hormonal selama berpuasa dapat memengaruhi sensitivitas insulin. Melewatkan sarapan secara rutin juga dikaitkan dengan gangguan pada jalur metabolisme yang berhubungan dengan penggunaan glukosa oleh sel.
Karena itu, pola makan sepanjang hari tetap penting, bukan hanya jumlah makanan yang dikonsumsi.
Baca Juga: Gal Gadot Buka Suara, Masa Depannya sebagai Wonder Woman Akhirnya Terjawab
5. Asupan Nutrisi Harian Bisa Berkurang
Sarapan juga menjadi salah satu kesempatan untuk memasukkan serat, vitamin, mineral, protein, dan nutrisi lainnya ke dalam menu harian.
Ketika sarapan dilewatkan, kesempatan mendapatkan nutrisi tersebut otomatis berkurang. Jika pola ini terjadi terus-menerus dan tidak dikompensasi dengan makanan bergizi pada waktu lain, kualitas pola makan secara keseluruhan bisa ikut terdampak.
Tapi, Apakah Harus Sarapan Besar?
Tidak juga.
Bagi kamu yang memang tidak terbiasa makan banyak pada pagi hari, ahli diet yang dikutip Real Simple menyarankan untuk memulai dari porsi kecil.
Tidak harus nasi lengkap dengan lauk-pauk. Buah, yogurt dengan buah dan chia seed, oatmeal, roti gandum dengan telur atau alpukat, hingga smoothie dengan tambahan protein bisa menjadi pilihan praktis.
Untuk pekerja kantoran yang sering terburu-buru, sarapan sederhana bahkan bisa disiapkan sejak malam sebelumnya.
Namun, ada pengecualian. Orang yang menjalani intermittent fasting memang sengaja memperpanjang waktu puasa dengan melewatkan sarapan. Menurut ahli diet yang diwawancarai Real Simple, pola tersebut dapat memberikan manfaat bagi sebagian orang, tetapi tidak cocok untuk semua orang. Yang terpenting adalah memastikan keseluruhan pola makan tetap memenuhi kebutuhan nutrisi.
Jadi, daripada memaksakan sarapan besar ketika tidak sempat, kamu bisa mencoba pilihan yang lebih sederhana. Yang penting, jangan sampai kebiasaan buru-buru berangkat kerja membuat kebutuhan nutrisi sepanjang hari ikut terabaikan.
Artikel Terkait
Sering Merasa Stres? Kurang Minum Air Bisa Jadi Salah Satu Pemicunya
Rajin Makan Telur Bisa Bantu Jaga Otak, Studi Ungkap Kaitannya dengan Alzheimer
Jangan Asal Pakai, Ini Arti 7 Simbol di Kotak Bekal Makan Siang Kamu
Back to Work, Back to Fit: Kenapa Tubuh Perlu Adaptasi Setelah Long Weekend?
Minum Kopi Bukannya Segar, Malah Bikin Ngantuk? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya
Kabut Asap Dari Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya. Gunakan Masker yang Tepat Seperti Berikut Ini!
Olahraga Bukan Lagi Soal Kurus: Kenapa Gen Z Mulai Mengejar Tubuh yang “Fit”?
Kenapa Kita Memilih Olahraga yang Mudah Dibuat Konten?
Sering Stres Setelah Pulang Kerja? 3 Kebiasaan Setelah Makan Malam Ini Bisa Bikin Pikiran Lebih Tenang
Tren 'Fitness Travel': Ketika Liburan Gen Z Diisi dengan Kompetisi Maraton atau Kompetisi Hyrox