PejuangKantoran.com - Telur selama ini dikenal sebagai sumber protein yang praktis dan mudah ditemukan. Namun, sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa makanan sederhana ini juga berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan otak, terutama pada usia lanjut.
Studi yang dibahas Real Simple melibatkan hampir 40.000 orang berusia 65 tahun ke atas. Peneliti menemukan bahwa peserta yang rutin mengonsumsi telur, terutama sekitar lima butir per minggu, memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit Alzheimer.
Makan Telur 5 Kali Seminggu Dikaitkan dengan Risiko Lebih Rendah
Dalam penelitian tersebut, konsumsi telur secara rutin dikaitkan dengan penurunan risiko Alzheimer. Hubungan tersebut terlihat bahkan pada konsumsi yang lebih jarang, tetapi manfaat paling besar ditemukan pada kelompok yang mengonsumsi telur sekitar lima kali dalam seminggu.
Namun, penting dicatat bahwa penelitian ini menunjukkan hubungan atau asosiasi, bukan membuktikan bahwa makan telur secara langsung dapat mencegah Alzheimer.
Kenapa Telur Bisa Berkaitan dengan Kesehatan Otak?
Salah satu alasannya adalah kandungan kolin dalam telur. Nutrisi ini berperan dalam pembentukan neurotransmiter yang berkaitan dengan fungsi memori dan komunikasi antarsel saraf.
Telur juga mengandung lutein dan zeaxanthin, dua jenis karotenoid yang turut dikaitkan dengan fungsi dan kesehatan otak.
Penelitian terbaru mengenai nutrisi telur juga menunjukkan bahwa makanan ini menyediakan berbagai zat penting, termasuk protein, vitamin B12, vitamin D, selenium, kolin, lutein, zeaxanthin, dan DHA yang berpotensi mendukung perkembangan serta fungsi otak.
Baca Juga: Series 'Jakarta Undercover Members Only' Menghadirkan Persoalan Jakarta yang Lebih Kekinian
Bukan Berarti Harus Makan Telur Setiap Hari
Meski hasil penelitian terdengar menjanjikan, telur tetap sebaiknya menjadi bagian dari pola makan seimbang, bukan dianggap sebagai makanan ajaib yang bisa mencegah demensia.
Kesehatan otak dipengaruhi banyak faktor, termasuk pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, tidur, dan faktor kesehatan lainnya.
Jadi, kalau selama ini telur hanya dianggap sebagai menu sarapan praktis, penelitian ini memberikan alasan lain untuk memasukkannya ke dalam pola makan seimbang. Makan telur secara rutin berpotensi mendukung kesehatan otak, tetapi bukan berarti telur sendirian bisa mencegah Alzheimer.
Artikel Terkait
Orang yang Nggak Pernah Nunggak Bayar Tagihan Ternyata Biasa Mengelola Uangnya Seperti Ini
4 Alasan Mengapa Investasi Emas 1-2 Gram Jadi Solusi Cerdas Finansial di Tengah Fluktuasi Global
7 Cara Otomatisasi Keuanganmu, Bikin Nabung dan Bayar Tagihan Jadi Nggak Terasa Berat
ORI030 Mau Ditutup! Kalau Serius Mau Pesan, Ini Potensi Keuntungan yang Bisa Kamu Dapat
Belum Terlambat kalau Mau Pesan ORI030, meski Kuota Sudah Mepet. Begini Cara Memesannya!
Bukan Investasi, Lakukan 3 Langkah Ini Biar Keuanganmu Tidak Goyah saat Terjadi Keadaan Darurat
Hindari "Gaji Lewat" Dengan Membangun Financial Buffer Seperti Berikut Ini!
In This Economy, Investasi atau Dana Darurat yang Harus Kita Dahulukan?
Gaji Pertama, Investasi Pertama: Harus Mulai dari Mana?
ETF Emas Masuk Bursa, Sebelum Gen Z Ikut-Ikutan Investasi, Kenalan Dulu Apa Itu ETF Emas dan Apa Plus dan Minusnya