PejuangKantoran.com - Kembali bekerja setelah long weekend bisa membuat tubuh terasa lebih lelah, mengantuk, dan kurang berenergi. Perubahan jam tidur, pola makan, aktivitas fisik, hingga rutinitas selama liburan dapat memengaruhi kebugaran tubuh ketika harus kembali menjalani aktivitas kerja. Karena itu, adaptasi setelah long weekend penting dilakukan agar tubuh kembali fit tanpa harus langsung memaksakan olahraga dengan intensitas tinggi.
Selama liburan, rutinitas sehari-hari biasanya ikut berubah. Waktu tidur bisa menjadi lebih larut karena tidak harus bangun pagi untuk bekerja. Sebaliknya, sebagian orang justru tidur lebih lama. Pola makan pun cenderung lebih fleksibel, termasuk lebih sering ngemil atau menikmati makanan tinggi kalori.
Perubahan tersebut sebenarnya bukan masalah jika hanya berlangsung beberapa hari. Namun, ketika tiba waktunya kembali bekerja, tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan jadwal sebelumnya.
Baca Juga: Slow Living Travel: 7 Tips Liburan Produktif Tanpa Burnout
Baca Juga: Lore Chasing: Tren Liburan Spontan di Tahun 2026
Baca Juga: 10 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Travelling agar Liburan Tetap Nyaman dan Bebas Masalah
Mengapa Tubuh Terasa “Berat” Setelah Long Weekend?
Salah satu penyebabnya adalah perubahan ritme tidur dan bangun. Ketika jam tidur bergeser selama beberapa hari, tubuh bisa mengalami kesulitan kembali ke jadwal normal. Akibatnya, hari pertama bekerja dapat terasa lebih berat karena rasa kantuk muncul pada jam yang tidak biasa.
Kurangnya aktivitas fisik selama liburan juga bisa berpengaruh. Misalnya, beberapa hari lebih banyak duduk di kendaraan, bersantai di hotel, menonton film, atau sekadar rebahan. Ketika kembali harus berjalan, naik tangga, atau duduk bekerja selama berjam-jam, tubuh dapat terasa lebih kaku dan cepat lelah.
Faktor lain adalah pola makan. Selama long weekend, makan lebih banyak atau pada jam yang tidak teratur dapat membuat tubuh terasa kurang nyaman ketika kembali ke rutinitas.
Jangan Langsung Membalas dengan Workout Berat
Setelah beberapa hari lebih santai, muncul keinginan untuk “membayar” waktu olahraga yang terlewat dengan latihan intens. Padahal, pendekatan tersebut belum tentu diperlukan.
Jika tubuh masih terasa lelah, mulailah dengan aktivitas ringan seperti jalan kaki 20–30 menit, stretching, mobility, atau latihan kekuatan dengan intensitas rendah. Tujuannya bukan mengejar target latihan, tetapi membantu tubuh kembali aktif secara bertahap.
Baca Juga: Long Weekend September 2025: Tips Membuat Itinerary Liburan yang Bebas Stres
Artikel Terkait
Bali dan Jakarta Masuk Daftar Destinasi Terbaik Dunia Versi Trip.Best Global Rankings 2025, Bisa Jadi Ide Libur Long Weekend
Olahraga Jadi Cara Baru Healing? Ini Alasan Workout Tak Lagi Sekadar Soal Kalori
Healing Tipis-Tipis: 5 Ide Liburan Singkat yang Bisa Dilakukan Tanpa Ambil Banyak Cuti
Lore Chasing: Tren Liburan Spontan di Tahun 2026
Gerhana Matahari Total 2027 Jadi Incaran Wisatawan, Liburan dan Cruise Mulai Diburu, Cek Tanggal Cuti