Terpanggang Matahari dan Gelombang Panas, Ini Cara Pilih Sunblock yang Tepat

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 25 April 2023 | 15:02 WIB
Ilustrasi Sinar UV (Pinterest)
Ilustrasi Sinar UV (Pinterest)

PejuangKantoran.com - Diberitakan dalam tiga hari ke depan, sinar UV di Indonesia tengah masuk dalam tingkat yang berbahaya dari pukul 10.00-16.00 WIB. 

Tapi besok hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama, aktivitas luar ruangan harus dilakukan di tengah cuaca terik dan sinar uv yang mengganas. Bagaimana caranya melindungi kulit dari paparan sinar uv berbahaya?

Dalam hal perawatan kulit, ada beberapa hal seperti toning, masking, dan essence yang bersifat opsional. Namun, satu langkah kunci yang tidak boleh diperdebatkan adalah memakai tabir surya yang juga merupakan aspek perawatan kulit yang paling diabaikan. 

Lebih dari 60% orang Amerika menggunakan produk anti-penuaan sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit harian mereka sedangkan hanya 11% yang memakai tabir surya setiap hari, menurut Laporan Keamanan RealSelf Sun 2020.

Terlebih lagi, hampir 50% melaporkan bahwa mereka tidak pernah menggunakan tabir surya. 

Baca Juga: 3 Pertanyaan untuk Menentukan Siapa Dirimu Sebenarnya, Bukan karena Pekerjaanmu

Menerapkan tabir surya, terlepas dari ramalan cuaca, sangat penting karena ini adalah salah satu cara paling efektif untuk melindungi kulit Anda dari sinar ultraviolet yang berbahaya.  

"Radiasi UV dari matahari menyebabkan kerusakan pada kulit Anda dan dapat menyebabkan kanker kulit. Sekitar 90% kanker kulit nonmelanoma dan sebagian besar melanoma, yang bisa jauh lebih serius, berhubungan dengan paparan sinar UV, " kata Dr. Katie Beleznay , dokter kulit bersertifikat dan instruktur klinis di Departemen Dermatologi, Universitas British Columbia di Vancouver. 

Selain risiko kanker kulit, paparan sinar UV juga dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit—seperti garis-garis halus, kerutan, bintik-bintik penuaan, dan perubahan warna. 

Faktanya, "diperkirakan 80% penuaan kulit yang terlihat disebabkan oleh paparan sinar UV," tambah spesialis kulit. 

Jadi mengikuti praktik keselamatan matahari sangat penting untuk kesehatan kulit Anda. 

"Ini termasuk membatasi paparan sinar matahari sebaik mungkin, menutupi dengan pakaian pelindung, memakai topi dan kacamata hitam dan tentu saja menggunakan tabir surya," kata Dr. Beleznay. 

Baca Juga: Kenali Level Bahaya Paparan Sinar UV dan Dampaknya pada Kulit dan Mata

Selain itu, penting untuk melindungi kulit Anda sepanjang tahun, apa pun kondisi cuacanya, karena bahkan pada hari berawan, hingga 80% sinar UV matahari dapat mencapai kulit Anda, catat Dr. Beleznay. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: forbes, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X