3 Cara Tetap Sehat dan Sukses Turun Berat Badan Setelah Lebaran

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Rabu, 26 April 2023 | 22:54 WIB
 Saat merayakan Lebaran, selain bisa berkumpul dengan anggota keluarga, ini juga biasanya menjadi waktu untuk bisa makan sepuasnya. Apalagi banyak hidangan Lebaran menggiurkan yang tidak ditemukan di hari biasa. (Freepik)
Saat merayakan Lebaran, selain bisa berkumpul dengan anggota keluarga, ini juga biasanya menjadi waktu untuk bisa makan sepuasnya. Apalagi banyak hidangan Lebaran menggiurkan yang tidak ditemukan di hari biasa. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Saat merayakan Lebaran, selain bisa berkumpul dengan anggota keluarga, ini juga biasanya menjadi waktu untuk bisa makan sepuasnya. Apalagi banyak hidangan Lebaran menggiurkan yang tidak ditemukan di hari biasa.

Akibatnya, banyak orang yang jadi makan berlebihan dan justru bisa membahayakan kesehatan. Salah satunya lemak dalam tubuh semakin menumpuk dan berat badan jadi bertambah.

Lalu, apa yang harus dilakukan agar tubuh tetap sehat dan berat badan bisa kembali turun setelah Lebaran. Menurut Ahli Gizi, Putri MJ, S.Gz, ini beberapa caranya.

Baca Juga: Anaknya Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan, AKBP Achiruddin Hasibuan Juga Dicopot dari Jabatannya

1. Jangan overeating, makan dengan prinsip mindful eating

Saat Lebaran, entah mengapa porsi makan bisa bertambah banyak dengan sendirinya. Kamu juga bisa jadi makan lebih dari tiga kali sehari karena tergiur dengan ketupat beserta lauk pauknya.

Ini namanya kamu sedang makan berlebihan atau overeating, yang dapat meningkatkan risiko obesitas dan berbagai penyakit kronis, seperti diabetes hingga penyakit jantung.

Daripada overeating, Putri menyarankan untuk menerapkan prinsip mindful eating yang bisa mencegah makan berlebihan. Ini adalah prinsip yang didasarkan pada kesadaran penuh saat makan.

“Misalnya, hindari multitasking atau mengobrol saat makan supaya kita sadar dengan porsi yang dikonsumsi. Kita juga harus menikmati rasa, aroma dan tekstur makanan. Jangan lupa untuk memperhatikan isyarat dari tubuh, contohnya tidak mengabaikan respon tubuh ketika sudah kekenyangan,” jelasnya. 

Baca Juga: Lowongan Kerja Content Creator di PT Prima Medika

Jangan lupa juga untuk mencukupi kebutuhan gizi tubuh dan mengontrol porsi makanan dengan menerapkan pedoman gizi ‘Isi Piringku’. Jadi, dalam satu piring harus terdiri dari 50% buah dan sayur serta 50% sisanya karbohidrat dan protein

2. Pola makan harus bernutrisi dan seimbang

Makan jangan hanya yang enak, tetapi juga yang bernutrisi. Misalnya saja protein. Untuk mempercepat proses regenerasi sel dalam tubuh, kamu harus memprioritaskan makan makanan kaya protein.

“Secara umum, kebutuhan harian protein seseorang adalah 0,8-1,2 gram dikali berat badan. Misal, jika berat badan seseorang adalah 50 kg, maka protein yang dibutuhkan yakni sekitar 40-60 gram per harinya,” Putri menjelaskan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Tokopedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X