PejuangKantoran.com - Saat Lebaran usai, biasanya yang mulai muncul adalah timbunan lemak. Umumnya karena makan berlebihan atau karena lapar mata dengan berbagai hidangan dan kue khas Lebaran yang menggiurkan.
Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk membakar lemak dalam tubuh, salah satunya adalah dengan minum minuman yang tepat. dr. Muslim Kasim, M.Sc, Sp.THT-KL, dokter spesialis THT - bedah kepala leher, memberitahukan beberapa minuman yang bisa dijadikan pilihan.
Selain diminum setelah Lebaran, tidak ada salahnya beberapa minuman ini dikonsumsi secara rutin, ya. Jadi, pembakaran lemak di dalam tubuhmu bisa terus terbantu berkat minuman ini.
Baca Juga: 3 Cara Tetap Sehat dan Sukses Turun Berat Badan Setelah Lebaran
Jus buah dan sayur hijau
Muslim bilang, jus Buah dan jus sayuran hijau bisa menjadi minuman pembakar lemak karena kandungannya yang tinggi serat. Selain itu, jus dari sayuran hijau juga bisa membuat kenyang lebih lama sehingga porsi makan bisa terkontrol.
Dilansir dari Halodoc, ada beberapa buah yang sangat baik dijadikan jus, yaitu:
- Tomat yang berperan sebagai antioksidan untuk mendukung penyerapan zat besi, serta meningkatkan kesehatan kulit dan kekebalan tubuh.
- Apel yang mengandung potasium moderat, mineral yang mampu menunjang kesehatan saraf dan organ jantung.
- Semangka untuk mengurangi kemungkinan penyakit jantung, kanker dan tekanan darah tinggi.
- Jeruk untuk meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh selama seharian.
- Mentimun yang paling baik untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
Baca Juga: Lowongan Kerja Content Creator di PT Prima Medika
- Air putih
Minuman ini adalah sahabat terbaik bagi orang yang sedang menurunkan berat badan. Mengapa? Karena air putih mengandung nol kalori, bisa menekan nafsu makan, dan bahkan membuat makan lebih sedikit jika dikonsumsi tepat sebelum makan.
- Teh hijau
Ini adalah salah satu minuman yang memang terkenal bisa membantu membakar lemak tubuh dan menurunkan berat badan.
Alasannya karena teh hijau mengandung katekin, senyawa antioksidan yang berfungsi untuk meningkatkan metabolisme tubuh, dan penghancur lemak alami.
Teh hijau lebih baik diminum hangat dan dikonsumsi sebanyak 3-4 kali sehari, yaitu setelah sarapan, makan siang, untuk minuman di sore hari, dan setelah makan malam. Disarankan untuk tidak menambahkan apapun ke dalam teh hijau, jika tujuannya untuk menurunkan berat badan.
Ini mungkin kabar gembira untuk para pencinta kopi. Faktanya, minuman ini mengandung kafein yang bisa meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak di tubuh.
Sama seperti teh hijau, jangan menambahkan atau mencampurkan apapun ke dalam kopi hitam, jika ingin merasakan manfaat kafein untuk membakar lemak di tubuh.
Artikel Terkait
Agust D Cerita Trauma dan Kecelakaan Motor di MV “Amygdala”
CEO Google Sundar Pichai Raih Penghasilan 226 Juta Dollar Meskipun Laba Iklan Jatuh
Bukan Heatwave yang Bikin Cuaca Panas di Indonesia, Meskipun Suhu Sempat Mencapai 37 Derajat Celcius
Kronologi Anak Polisi Aniaya Mahasiswa di Medan, Disaksikan dan Dikompori Sang Ayah
12 Kali Operasi Agar Tampak Mirip Jimin BTS, Aktor Kanada Ini Tewas Akibat Infeksi Implan
Setelah Taiwan, Malaysia Juga Tarik Indomie Ayam Spesial Karena Mengandung Etilen Oksida