bugar

Tak Hanya Menu Sehat, Sarapan Juga Perlu Perhatikan Waktu. Ini Waktu Terbaik Untuk Sarapan!

Jumat, 25 Oktober 2024 | 09:59 WIB
Ilustrasi tentang waktu sarapan terbaik dan sehat. (Freepik)

Bahkan banyak orang yang sudah tidak makan atau minum sama sekali beberapa jam sebelum tidur untuk menjaga berat badannya. Artinya tidak adanya asupan sama sekali ke dalam tubuh ini cukup panjang waktunya.

Dengan terminologi breakfast tadi, maka semestinya sarapan dilakukan beberapa saat setelah kamu bangun tidur.

Menurut Vogue.com dalam lamannya disebutkan bahwa sejumlah bukti memberikan saran sebaiknya sarapan tidak langsung setelah bangun, namun ada jeda beberapa saat. Ini jika  kamu memprioritaskan penurunan berat badan.

Masih menurut web site ini, terkait dengan studi tentang puasa intermittent, 12 jam puasa, makan jika memakai patokan asupan terakhir kamu di malam hari (makan malam) adalah jam 20:00, maka sarapan kamu sebaiknya dilakukan pada jam 8:00 esoknya.

Jadi, bagi yang menjalankan puasa intermittent pada malam hari, waktu sarapan menjadi fleksibel, tergantung dari kapan waktu makan malam kamu sebelum. Jika makan malam jam 19:00, maka sarapan kamu 12 jam berikutnya.

Baca Juga: 6 Jenis Sarapan yang Sebaiknya Dihindari, Bisa Bikin Enggak Bertenaga

Jika makan malamnya agak telat, maka sarapannya disesuaikan dengan mundur agak lebih siang. Namun, masalahnya, jika malamnya sangat terlambat dan kamu tetap harus melakukan jeda 12 jam tidak makan, apakah sarapan kamu juga bisa dilakukan sesuai aturan tersebut?

Ternyata ada maksimal batas waktu untuk sarapan yang ideal. Menurut sebuah studi yang dimuat di National Library of Medicine, seperti yang dikutip Vogue.com, jam 9:00 pagi adalah waktu ideal terakhir untuk sarapan.

Ini adalah waku sarapan terakhir untuk mengurangi munculnya diabetes tipe 2 hingga 60%.Ini karena metabolisme tubuh kita berfungsi lebih baik pada pagi hari.

Semakin siang, tubuh kita makin resisten terhadap insulin. Seperti kamu tahu, insulin berperan penting dalam mengatur gula dalam darah kita.

Begitu tubuh resisten terhadap insulin, maka potensi terjadi kenaikan berat badan dan penumpukan lemak (terutama sekitar perut). Bahkan jangka panjang bisa menimbulkan penyakit seperti diabetes tipe 2.

Bayangkan jika di jam-jam tubuh kamu resisten terhadap insulin, lalu ada suplai makanan berat. Lalu, apakah harus tidak sarapan sama sekali jika terlanjur makan malam sebelumnya larut malam dan tetap ingin menjaga tak ada asupan selama 12 jam?

 Baca Juga: Bingung Memilih Sarapan Sebelum Atau Sesudah Olah Raga? Berikut Ini Saran dan Panduannya!

Jika Terpaksa Sarapan Telat

Ternyata tidak sarapan sama sekali bukan ide yang bagus. Menurut European Journal of Preventive Cardiology, seperti yang dikutip Vogue.com, seseorang yang terbiasa makan malam telat (larut malam) dan tidak sarapan esoknya, potensi risiko penyakit kardiovaskular dan serangan jantung meningkat.

Halaman:

Tags

Terkini