Tak Hanya Menu Sehat, Sarapan Juga Perlu Perhatikan Waktu. Ini Waktu Terbaik Untuk Sarapan!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Jumat, 25 Oktober 2024 | 09:59 WIB
Ilustrasi tentang waktu sarapan terbaik dan sehat. (Freepik)
Ilustrasi tentang waktu sarapan terbaik dan sehat. (Freepik)

Selain itu juga meningkatkan risiko peradangan dan stres oksidatif. Stres oksidatif adalah kondisi ketika tubuh mengalami ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas (spesies oksigen reaktif) dan kemampuan tubuh untuk mendetoksifikasi atau memperbaiki kerusakan oksidatif. 

Stres oksidatif dapat menyebabkan kerusakan sel dan jaringan, dan dapat berperan dalam penyakit dan kondisi tertentu seperti diabetes. 

Jika kamu terlanjur atau terbiasa makan malam larut dan tetap ingin menjaga 12 jam tanpa asupan sepanjang malam dan harus sarapan telat, maka saran paling mungkin adalah sarapan dengan makanan yang bisa mengurangi risiko-risiko di atas.

Misal, untuk mengurangi risiko melonjaknya gula darah secara tiba-tiba dan mengurangi risiko penyakit jantung, bisa makan oatmeal, ikan berlemak, sayuran hijau, atau telur dadar sayuran.

Bisa juga dengan sarapan roti gandum, buah segar, yoghurt rendah lemak, atau ubi jalar panggang.

Hindari sarapan karbohidrat seperti biji-bijian olahan (roti putih), pasta, dan nasi putih.

*** 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: vogue.com, betterhealth.vic.gov.au

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X